Archives

Berita

Pengurus Masjid Nurul Jannah Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang mengemas peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menampilkan pementasan wayang golek, Selasa (2/1), bertempat di depan Masjid Nurul Jannah Desa Kuta.

Ketua panitia penyelenggara, Untung Sugiarso pada awal sambutannya mengatakan, Ini tidak seperti biasanya, Pengajian kali ini kami menampilkan potensi budaya yang ada di Desa Kuta. Dalang, sinden dan hampir semua wiyogo dari sanggar Pawiyatan Seni Desa Kuta. Panitia meminta maaf, karena keterlambatan dalam mengadakan peringatan maulid Nabi kali ini yang sudah tidak di bulan Rabbiul Awal, demikian tandas Untung Sugiarso.

Sementara Kepala Desa Kuta, Samsuri mengingatkan kepada masyarakat Desa Kuta untuk tetap menjaga kerukunan dan dan budaya gotong yang selama ini sudah terpelihara dengan baik.

Panitia menghadirkan penceramah Ustadz Muhammad Arifin dari Pemalang, sebelum ceramah pengajian dumulai diisi dengan pementasan wayang golek selama satu jam oleh dalang Unang Kusnardi, dari sanggar Pawiyatan Seni Desa Kuta. Unang Kusnardi yang juga merupakan Imam Masjid Nurul Jannah ini membawakan lakon “Sunan Kalijaga”. Setelah pentas selama kurang lebih satu jam dilanjutkan dengan ceramah oleh Ustazd Muhammad Arifin sampi dengan pukul 12 malam. Cerita tentang Sunan Kalijaga kembali dilanjutkan oleh dalang sampai pukul 2 pagi.

Masyarakat Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang melaksanakan  Musrenbang ( Musyawarah Perencanaan Pembangunan ) Desa, Selasa, (03/1) bertempat di Pendopo Balai Desa Kuta.

Acara di ikuti oleh berbagai unsur masyarakat yang ada di Desa Kuta meliputi Perangkat Desa, BPD ( Badan Permusyawaratan Desa ), LPMD ( Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa ) Pengurus PKK, ketua RT/RW, kelompok tani, tokoh masyarakat, kelompok profesi dan  karang taruna dan dihadiri oleh Tim dari Kecamatan Bantarbolang. Ketua panitia, Cahyono dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Musrenbang Desa, sebelumnya telah diumumkan kepada masyarakat melalui musyawarah dusun di lima dusun yang ada di Desa Kuta. 

Kepala Desa Kuta, Samsuri  dalam pemaparannya  mengenai hasil evaluasi pelaksanaan RKP (Rencana Kerja Pemerintah Desa) Tahun 2016 menjelaskan bahwa ada kegiatan yang belum dilaksanakan karena keterbatasan dana, seperti peningkatan jalan yang berlokasi di Jalan Praja, Dusun Suwuk. Kegiatan tersebut akan dimasukan dalam RKP Desa tahun 2017.  Selanjutnya peserta musyawarah membahas rancangan RKP tahun 2017 yang telah disiapkan oleh Tim Penyusun. Setelah melakukan pencermatan peserta menyepaki rancangan tersebut, namun ada beberapa perubahan, baik volume, jumlah dananya dan juga penambahan kegiatan atas usulan peserta.

Yang menjadi perhatian utama   para peserta musyawarah adalah  pembahasan mengenai usulan Desa Kuta yang akan diajukan ke Musrenbang tingkat kecamatan. Melalui diskusi yang cukup panjang akhirnya peserta menyepakati tiga usulan fisik yaitu : pertama, pembangunan bendung  untuk pengairan sawah blok kalijero, sawah di Desa Lenggerong dan Peguyangan, kedua, Pembangunan Saluran Irigasi, lokasi sawah blok Penusuan dan ketiga pembangunan talud jalan, lokasi jalan penghubung Dusun Sipanjang-Desa Glandang. Disamping usulan fisik, ada usulan non fisik yang akan diajukan ke Musrenbang tingkat Kecamatan yakni pelatihan ketrampilan untuk mengolah klaras/kulit jagung dan pelatihan ketrampilan memasang payet.

Pembahasan yang terakhir adalah pemilihan delegasi Desa Kuta yang akan mengawal lima usulan yang telah disepakati tersebut.  Delegasi terpilih adalah  Samsuri  selaku Kepala Desa Kuta,  Kurningsih dari unsur BPD,  Ardi dari tokoh masyarakat,  Winarsih, Nurul Umami dari toloh perempuan dan Slamet Masfuri dari unsur KPMD. Acara yang dimulai pada pukul 09.00 diakhiri  pada pukul 12.00 WIB dengan penandatanganan Berita Acara oleh  wakil peserta musyawarah. dan Kepala Desa Kuta.

Menjelang Pelaksanaan Musrengbang  (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Desa, tiga dari lima dusun yang ada di Desa Kuta Kecamatan Bantaarbolang Kabupaten Pemalang, yakni Dusun Sipanjang, Suwuk dan Penusuhan melaksanakan  Musdus (musyawarah dusun), Sabtu(31/12) bertempat di rumah Kepala Dusun masing-masing.

Acara ini dihadiri oleh ketua RT /RW, tokoh agama,masyarakat dan pemuda.  Kepala Dusun Suwuk Desa Kuta, Marsetiyo dalam pengantar diskusi menjelaskan bahwasannya musyawarah dusun ini sebagai persipan menjalang pelaksanaan Musrenbang Desa Kuta yang akan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 3 Januari 2017. Selanjutnya Marsetyo bersama-sama peserta mencermati dokumen RPJMDES, dengan membacakan usulan-usulan kegiatan Dusun Suwuk di dokumen tersebut yang masuk tahun 2018.

Setelah melakukan pembahasan, peserta musyawarah menyepaki usulan Dusun Suwuk yang akan diajukan ke Musrengbang Desa yaitu :

  1. Pembanguan saluran drainese, lokasi : Jl. Pemuda Dusun Suwuk, volume 400 meter.
  2. Pembangunan resapan air limbah keluarga sebanyak 14 unit, lokasi Dusun Suwuk
  3. Pelatihan Pranotocoro.

Sementara untuk Dusun Penusuhan menyepakati Usulan :

  1. Pembangunan SPAL, lokasi Jalan utama Dusun Penusuhan, Volume 750 meter.
  2. Pembangunan saluran irigasi, lokasi Sawah Penusuhan, volume 500 meter.
  3. Pelatihan pembuatan pupuk kompos.

Dan muyawarah Dusun Sipanjang  menyepakati usulan Dusun yang akan diajukan ke Musrenbang Desa, yakni :

  1. Pembangunan Talud jalan, lokasi : jalan penghubung Dusun Sipanjang-Desa Glandang, volume 500 meter.
  2. Pelatihan membuat kerajinan tangan dengan bahan baku klaras jagung.

Selain menyepakati usulan peserta musyawarah juga memutuskan wakil atau delegasi dusun yang akan mewakili dusunya masing-masing di acara Musrengbang Desa.