Tag Archives: Goa Gunung Wangi

Minggu (25/12) kami serombongan yang berjumlah 13 orang mengunjungi Goa Laren dan Goa Masinggih. Kedua goa tersebut merupakan gugusan goa yang ada di Gunung Wangi, yang terletak di sebelah barat kurang lebih 1,7 km dari Dusun Sipanjang, Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang.

Untuk menuju lokasi kami menggunakan kendaraan roda dua, tapi tidak sampai ke lokasi goa, perjalanan di lanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 50 meter, yang masih dalam keadaan semak belukar. Sembari berjalan kami membuat jalan setapak agar bisa di lewati. Karena kedua goa tersebut memang jarang dikunjungi para “tamu Gunung Wangi”.

Kedua goa tersebut dan goa-goa yang lain belum dikelola layaknya tempat wisata, hanya para kunci yang mengelola, terutama kebersihannya, itupun di lingkungan goa tertentu, seperti Goa Sibuyung dan Penganten.

Goa Laren

Untuk masuk kedalam goa ini masih sulit, karena mulut goanya sempit, dan harus hati-hati. Setelah turun ke goa terdapat dinding kapur yang tinggi, sekitar 15 meter, dan apabila masuk lebih ke bawah lagi terdapat semacam ruangan yang yang cukup lebar. Di kedua dindingnya banyak stalaktit yang cukup indah, Di goa ini masih terdapat kelelawar, namun sudah tidak begitu  banyak.

Goa Masinggih

Mulut goa ini sangat lebar sehingga sangat mudah untuk memasukinya. Begitu masuk terdapat ruangan yang cukup luas. Di ruangan ini terdapat dinding goa yang cukup indah yang di hiasi oleh banyak stalaktit. Di goa ini juga masih banyak terdapat kelelawar. Di ujung ruangan ini terdapat lobang yang tembus keluar sehingga sinar matahari bisa masuk dan membuat ruangan goa tidak terlalu gelap.

goa-masinggih-2

Minggu (11/12/2016), Kepala Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, Samsuri bersama rombongan yang berjumlah sebelas orang dengan dipandu oleh juru kunci, Slamet, melihat secara langsung potensi wisata yang ada di Desa Kuta, yakni Gugusan goa yang ada di Gunung Wangi.

Gunung Wangi terletak di wilayah administrasi Desa Kuta dan berjarak sekitar 1,7 km ke arah barat dari Dusun Sipanjang Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang. Untuk menuju lokasi rombongan melakukannya dengan jalan kaki dari Dusun Sipanjang dan membutuhkan waktu sekitar satu jam. Akses untuk menuju lokasi masih sangat sulit, karena jalannya masih tanah dan berbatu (gamping).  Di Perbukitan yang orang setempat menyebutnya Gunung wangi terdapat gugusan goa, diantaranya Goa Sibuyung, Goa Penganten, Goa Siluman , Goa Bandung, Goa Laren dan Goa Angin. Goa-goa tersebut jaraknya saling berdekatan, kecuali Goa Sibuyung yang berjarak sekitar 500 meter ke arah utara dari gugusan goa lainnya.

Dari sekian goa yang ada, rombongan hanya mengunjungi tiga goa yakni Goa Sibuyung yang terletak paling utara, Goa Penganten dan Goa Siluman. Karena ketiga goa tersebut yang sering dikunjungi oleh wisatawan, kunci Slamet menyebutnya sebagai “tamu”. Lebih lanjut Slamet menjelaskan bahwa hampir semua tamu yang kebanyakan dari luar Jawa  itu menginap atau tidur di ketiga goa tersebut, orang setempat menyebutnya dengan “nyepi”.

20-a

Sebagai juru kunci Slamet tidak sendiri, ada juru kunci lain yakni bernama bapak Tarno, yang juga berasal dari Dusun Sipanjang.

Disamping gugusan goa di Gunung wangi juga terdapat pemandangan yang indah, yakni  tebing kapur yang tingginya hampir 20 meter yang sekelilingnya terdapat pohon yang besar dan tinggi. Untuk melihat lebih banyak keindahan di Gunung wangi  anda bisa melihatnya DI SINI.