Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Sebanyak 20 orang Kader Kesehatan Desa Kuta mengikuti kegiatan Pelatihan Konseling PMBA (Pemberian Makanan Bayi dan Anak), bertempat di Rumah Bidan Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, Rabu (23/01/2019).

Pelatihan yang dilaksanakan oleh Puskemas Bantarbolang rencananya diselenggarakan selama dua hari, bertindak selaku pemateri adalah Nanik Setyowati (nutrisionis), Nurasih (gizi), Nanda Maysa Rahma (Promosi Kesehatan) dan Endang Sri Supriyati yang kesemuanya berasal dari Puskesmas Bantarbolang.

Acara dimulai dengan sambutan oleh Kepala Desa Kuta, Cahyono. Dalam sambutannya Kepala Desa Kuta mengharapkan kepada para peserta, walaupun ini adalah pelatihan yang kedua, peserta tetap  serius mengikuti pelatihan sampai selesai.  Setelah pelatihan para peserta harus bisa membuat rencana kerja tindak lanjut, kaitannya dengan konseling PMBA. Pada akhirnya kegiatan ini akan memberikan manfaat  bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Desa Kuta.

Menurut Nanik Setyowati, salah satu pemateri pelatihan mengatakan bahwa tujuan pelatihan Konseling PMBA adalah untuk mencegah terjadinya stunting. Stunting merupakan kekurangan gizi kronis akibat kekurangan asupan zat gizi dalam waktu yang lama, biasanya diikuti dengan frekuensi sering sakit, yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti kurangnya pengasuhan, penggunaan air yang tidak bersih, lingkungan yang tidak sehat, terbatasnya akses terhadap pangan dan kemiskinan. Stunting terkait erat dengan gangguan perkembangan kognitif dan produktivitas.   Masa janin sampai usia dua tahun saat ini sering disebut 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1.000 HPK) atau sering juga disebut periode kritis atau periode sensitif. Pada masa ini terjadi pertumbuhan yang cepat dibandingkan dengan periode lainnya. Namun demikian, justru pada periode tersebut terjadi gangguan pertumbuhan yang cukup serius pada anak.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.