Tag: Pamsimas

  • Yuk !!! Biasakan Cuci Tangan Dengan Sabun

    Yuk !!! Biasakan Cuci Tangan Dengan Sabun

    Suwitno, warga Dusun Suwuk Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang sedang memanfaatkan fasilitas tempat cuci tangan di Balai Desa Kuta  saat penerimaan BLT DD bulan Agustus , Rabu, 25 Agustus 2021. Sarana tersebut merupakan bagian dari Program Pamsimas Tahun 2020.

    Selain membangun sarana air berih berupa sumur  dalam, dan jaringan air Pamsimas Tahun 2020 juga membangun  dua buah sarana  cuci tangan yang berlokasi di Balai Desa   dan Gedung SDN 01 Kuta.  Tujuan  dibangunnya  sarana cuci tangan merupakan salah satu tujuan dari Pamsimas  yakni untuk meningkatkan praktik hidup bersih dan sehat di masyarakat. Selain  meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki akses air minum dan sanitasi yang berkelanjutan, meningkatkan kapasitas masyarakat dan kelembagaan lokal (pemerintah daerah maupun masyarakat) dalam penyelenggaraan layanan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat dan meningkatkan efektifitas dan kesinambungan jangka panjang pembangunan sarana dan prasarana air minum dan sanitasi berbasis masyarakat.

    Program Pamsimas Tahun 2020  tentunya selaras dengan  program PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Pemerintah Desa Kuta sering memberikan edukasi terkait penerapan  5 M, salah satunya mencuci tangan dengan sabun tentunya dengan air yang mengalir.

  • Dengan Pamsimas, Kesulitan  Air Bersih Mulai Teratasi

    Dengan Pamsimas, Kesulitan Air Bersih Mulai Teratasi

    Santi, salah seorang pemakai air Pamsimas ,  Warga  Dusun Suwuk  RT 002 RW 004  Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang  sedang menunjukan  air yang sedang  mengalir lewat kran di depan rumahnya, Selasa, 24 Agustus 2021.  Ia sudah hampir 5 bulan memanfaatkan air pamsimas untuk semua kebutuhan rumah tangganya, dari mandi, mencuci dan kebutuhan air minumnya. Ia merasa senang dengan adanya Pamsimas kesulitan untuk mendapatkan air bersih sudah teratasi.  Sebelumnya ia harus mengangsu atau mengambil air dari  sumur di pinggir kali  di ujung dusun yang jaraknya sekitar 800 meter dari rumahnya. Dengan jumlah keluarga sebanyak 4 orang ia memakai air rata rata 15 m3 tiap bulannya,  saya membayar rata rata 50 ribu rupiah ke pengelola tiap bulanya,  pak, demikian jawabnya.

    Santi merupakan satu diantara 120 orang pemakai air Pamsimas, yang merupakan program  Desa Kuta Tahun 2020. Ketua Pengelola Pamsimas Desa Kuta, Surinto Purnomo menyebutkan bahwa  Program Pamsimas Tahun 2020, mengambil  sumber air dari Sumur Dalam yang lokasinya di Dusun Kuata, dan  kini dimanfaatkan oleh warga Dusun Kuta dan Dusun Suwuk. Dengan debit air yang tidak terlalu besar yakni 1,9  liter per detik, kini pengelola  baru  bisa melayani 120 rumah    yang telah mamasang  Sambungan Rumah  (SR).  Kami membebani para pemakai air untuk membayar dengan harga 3 ribu rupiah per meter kubiknya, serta biaya beban sebesar 4 ribu rupiah bagi tiap SR.

    Alhamdulillah sampai sekarang masih lancar. Dengan adanya pamsimas sedikit demi sedikit kesulitan warga untuk mengakses air bersih dapat teratasi, terutama Dusun Suwuk Desa Kuta.   Sebelumnya saat kemarau panjang sebagian besar sumur warga banyak yang mengalami pengurangan debit air, bahkan ada satu dua yang menjadi kering. Sekarang mereka merasa senang dengan adanya air dari Pamsimas, karena airnya layak dikonsumsi, demikian tandas Surinto Purnomo.