Category: Berita
-
Pembentukan Panitia Pengangkatan Perangkat Desa Tahun 2019 Desa Kuta
Perangkat Desa adalah unsur staf yang membantu Kepala Desa dalam penyusunan kebijakan dan koordinasi yang diwadahi dalam Sekretariat Desa, dan unsur pendukung tugas Kepala Desa dalam pelaksanaan kebijakan yang diwadahi dalam bentuk pelaksana teknis dan unsur kewilayahan.
-
Pendidikan Dasar Pemalang Rescue 2019 di Gunung Wangi
Kegiatan pendidikan dan pelatihan dasar pemalang rescue dilakukan di Gunung Wangi, Desa Kuta. Pemalang Rescue merupakan wadah organisasi relawan yang bergerak dalam bidang sosial, khususnya SAR. Kegiatan berlangsung selama dua hari, di mulai pada tanggal 21 -22 September 2019. Adapun sebagian besar pesertanya merupakan generasi muda, diantaranya pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di pemalang, yang berjumlah kurang lebih 30 orang.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk sumbangsih terhadap bangsa dan negara khususnya mempersiapkan generasi muda yang terlatih dan siap dalam kegiatan operasi SAR maupun kebencanaan. Para peserta akan menginap di balai Desa kuta, untuk kemudian diberikan beberapa pendidikan atau materi dasar tentang vertical rescue. Pada hari kedua para peserta kemudian akan menuju gunung wangi untuk praktek atau simulasi mengenai vertical rescue yang sebelumnya sudah diberikan.
Gunung wangi sudah dua kali menjadi kegiatan pendidikan dasar pemalang rescue. Menurut syamsul selaku ketua pemalang rescue, sebenarnya para pemuda karang taruna Desa Kuta bisa ikut kegiatan tersebut, namun dikarenakan kurang koordinasi jadi terlambat dalam menginformasikan, untuk kegiatan selanjutnya diharapkan para pemuda Desa Kita bisa ikut berpartisipasi. Kegiatan tersebut akan kembali dilaksanakan di Desa Kuta pada tanggal 5-6 Oktober 2019 dengan agenda kegiatan SAR Gunung/Mountain Rescue di Gunung Wangi.
-
Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk
Pagelaran wayang kulit semalam suntuk oleh ki dalang Mangun Yuwono dari Comal Pemalang untuk memeriahkan serangkaian cara ruwat bumi di Desa Kuta. Pentas wayang dengan lakon Sekar Tanjung Biru digelar di lapangan Desa Kuta. Acara dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Bapak Agus Sukoco selaku Ketua DPRD Kabupaten Pemalang turut hadir dalam acara tersebut.
Sebelum pagelaran wayang kulit dimulai, penonton disuguhkan penampilan tari tombak oleh anak-anak dari Sanggar Seni Larasati Desa Kuta. kemudian dilanjutkan sambutan dari ketua panitia ruwat bumi dan sambutan dari Kepala Desa Kuta, Acara dibuka langsung oleh Agus Sukoco selaku ketua DPRD Kabupaten Pemalang, ditandai dengan penyerahan wayang Jenaka oleh Agus Sukoco kepada ki dalang Mangun Yuwono.
Masyarakat sangat antusias menonton pertunjukan wayang kulit oleh Ki Mangun Yuwono. Penonton yang hadir meliputi masyarakat seluruh desa kuta, dari dukuh si panjang hingga dukuh penusuhan, dan ada pula penonton dari lain desa. Selain itu banyak penjual-penjual makanan dan mainan anak-anak yang membuat suasana pada acara tersebut semakain ramai dipadati pengunjung.
-
Tradisi Ruwat Bumi Desa Kuta
Tradisi Ruwat Bumi merupakan tradisi tahunan bagi masyarakat Desa Kuta. Ruwat Bumi dilaksanakan pada hari senin, 16 September 2019. Adapun rangkaian acara yang pertama adalah grebeg kuta yang diikuti oleh semua kalangan masyarakat Desa Kuta. Seperti yang kita tahu, tradisi ruwat bumi dilakukan dalam rangka menyambut tahun baru islam atau orang jawa menyebut suronan, selain sebagai bentuk rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang diwujudkan dlam bentuk tumpeng atau ambeng.
Grebeg Kuta dimulai di halaman balai desa kuta sekitar pukul 08.00 WIB, dan akan finish di Lapangan Desa Kuta, Barisan dipimpin oleh Mbah Samad selaku sesepuh Desa Kuta. Kemudian disusul oleh Barisan Bhineka Tunggal Ika yang memiliki arti menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan khusunya di masayarakat Desa Kuta, barisan ini terdiri dari burung garuda besar, bendera merah putih, dan drumband dari siswa-siswa SMPN 4 Bantarbolang. Sementara itu barisan kedua adalah pengiring sedekah bumi yang terdiri dari umbul-umbul, pasukan srikandi, ambeng besar dari desa dan susun, seseuh para alim ulama, seni kuda kepang, perangkat desa (karang taruna, kelompok tani, ibu-ibu PKK, LMDH, jamaah Al Hidayah, Ketua RT/RW, paguyuban jemaah thlil, priyatomo, rebana masyarakat Desa Kuta, Kesenian.
Masyarakat sangat antusias untuk melihat grebek kuta meskipun konsep yang disajikan masih sama dengan tahun-tahun seselumnya. Semua masyarakat Desa Kuta gotong royong untuk mendukung kesuksesan acara ini, mulai dari kebersihan dan penataan umbul-umbul di sepanjang jalan, bergiliran mengambil air untuk kebutuhan konsumsi, tak hanya itu tiap-tiap RT di Desa Kuta juga memberikan bantuan makanan untuk acar ini dengan sukarela. Sementara itu, siang harinya ada pagelaran wayang kulit oleh ki dalang Suradi.
-
Latihan Tari Jawa Rutin di Sanggar Seni Larasati Desa Kuta
Latihan tari Jawa di sanggar seni larasati (Sanila) Desa Kuta setiap seminggu dua kali rutin dilakukan. Peserta yang ikut mulai dari anak-anak sampai dengan remaja. Kegiatan tersebut selain untuk melestarikan budaya jawa juga untuk mengasah bakat anak-anak. Peserta dilatih langsung oleh Isnaeni Destiana.
Berbagai macam tari jawa klasik dipelajari, seperti tari gambyong, tari slendang pemalang, tari candik ayu dan lain-lain. Biasanya jika ada kegiatan pentas seni di Desa Kuta, Sanggar akan menampilkan beberapa tarian Jawa. Selain tahu teknik menari, peserta juga dapat melatih kepercayaan diri mereka, supaya ketika waktunya untuk tampil dalam suatu acara mereka dapat tampil dengan maksimal. Sementara itu, sanggar seni larasati sering menikuti lomba dan mendapatkan prestasi cukup banyak.
Tidak hanya tari, Sanila juga rutin mengadakan latihan karawitan setiap malam senin. Keberadaan Sanila sangat membantu meningkatan potensi budaya yang dimilki oleh Desa Kuta. Diharapkan kebudayaan-kebudayaan Jawa di Desa Kuta dapat tetap lestari seiring dengan zaman yang terus berkembang.
-
Tim Volly Putri Desa Kuta Ikuti Open Turnament Womens Volly Ball 2019
Tim Volly Putri Desa Kuta ikuti Open Turnament Womens Volly Ball 2019 yang dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 8 September 2019. Turnamen yang diadakan di kawasan pantai widuri tersebut diikuti sebanyak 32 peserta dari berbagai daerah. Para peserta memperebutkan piala bupati 2019. Turnament tersebut juga diadakan guna memeriahkan hari olahraga nasional (Haornas) 2019.
Tim dari desa Kuta pada babak pertama melawan tim dari Dispaspora Kab. Pemalang. Permianan berlangsung sangat menarik, kedua Tim saling berbalas serangan, dan penonton bersorak memberikan dukungan kepada masing-masing tim. Meskipun pada akhirnya Tim Desa Kuta harus mengakui keunggulan dari Tim Dispaspora. Babak tersebut berlangsung sekitar 50 menit. dengan skor 11-25 dan 25-9 atas kemenangan Tim Dispaspora.
Meskipun kalah, Tim Desa Kuta sudah bekerja keras dan turut senang bisa ikut berpartisipasi dalam turnament tersebut. Selain itu, kegiatan tersebut juga sebagai pengalaman Tim Desa Kuta dalam menuju tournament-turnament selanjutnya supaya dapat lebih baik lagi.
-
Kuta dan dan Pedagung Raih Juara pada Jambore KaderKesehatan 2019
Peserta dari Desa Kuta dan Pedagung sebagai wakil Puskesmas Bantarbolang meraih juara pada kegiatan Jambore Kader Kesehatan Desa Siaga Kabupaten Pemalang Tahun 2019, yang diselenggarakan di Objek wisata Widuri, Kamis, 29 Agustus 2019.
Kegiatan yang dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang ini diikuti oleh 28 desa dimana masing-masing desa terdiri atas Kepala Desa, Pengurus Forum Kesehatan Desa, Bidan Desa dan kader kesehatan. Ada tiga jenis perlombaan yang dilaksanakan, yakni lomba kreatifitas, Ketrampilan dan Lomba Kekompakan atau kerja sama tim. Desa Kuta meraih juara II Lomba Kekompakan atau kerja sama tim. Sementara Desa Pedagung meraih juara III Lomba kratifitas dalam bentuk senam stunting dan yel-yel.
Nanda, petugas promosi kesehatan Puskesmas Bantarbolang, yang mendampingi peserta dari Kuta dan Pedagung merasa senang, karena peserta binaannya telah mengikuti kegiatan dengan semangat dan antusias. Dan dua-duanya bisa meraih juara pada jenis perlombaan yang berbeda.
-
Kader Kuta Ikuti Jambore Kader Kesehatan Desa Siaga 2019
Sebanyak 28 desa di Kabupaten Pemalang termasuk Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang mengikuti kegiatan Jambore Kader Kesehatan Desa Siaga yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang bertempat di Kawasan Wisata Widuri Pemalang, Kamis 29 Agustus 2019.
Kegiatan yang diikuti oleh Kader Kesehatan, bidan desa, dan pengurus Forum Kesehatan Desa (FKD) serta kepala desa dari 28 desa tersebut dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang Hj. Irna Setiawati, SE. Stunting merupakan isu strategis masalah kesehatan di Indonesia. Stunting nerupakan sebuah kondisi dimana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan dengan tinggi badan orang seusianya. Untuk Kabupaten Pemalang masih ada 10 desa yang masuk kategori stunting, dengan latar belakang tersebut Dinas Kabupaten Pemalang menyelenggarakan kegiatan Jambore Kader Kesehatan sebagai upaya untuk mensosialisasikan pencegahan stunting di Kabupaten Pemalang, termotivasinya semua elemen masyarakat di desa untuk meningkatkan kualitas desa siaga akti. Demikian disampaikan Hj. Irna setiawati, SE dalam sambutan pembukaannya.
Kegiatan yang bertemakan “Desa Siagaku Bebas Stunting” berlansung dari pagi hingga sore hari, para peserta mengikuti lomba yang terdiri atas lomba kreatifitas dalam bentuk senam stunting dan yel-yel, Lomba ketrampilan berupa penyelesaikan puzzle dan studi kasus permasalah kesehatan di desa, serta lomba kekompakan / Teamwork Building dalam bentuk permainan. Yuri Lomba berasal dari Dinas-dinas terkait di Kabupaten Pemalang.
-
Pengaspalan Jalan Kabupaten Penghubung Antar Desa
Jalan kabupaten yang menghubungkan desa Glandang dengan Desa Kuta akhirnya diperbaiki. Pengaspalan dilakukan mulai tanggal 24 Agustus 2019 dan searang sudah selesai. Jalan yang sudah rusak bertahun-tahun dan memancing keluh kesah warga tersebut, melalui dana pemkab Pemalang yang dikelola oleh Pemdes akhirnya bisa diperbaiki.
Pengaspalan dilakukan oleh tenaga dari luar dan dibantu oleh warga setempat. Meskipun tidak seluruhnya, masyarakat turut senang dengan perbaikan jalan tersebut, mengingat kondisi jalan sebelumnya sudah sangat parah. Sementara itu, Pemdes Desa Kuta sedang gencar-gencarnya memperbaiki infrastruktur desa. Sebelum ini sudah dilakukan pemasangan lampu sepanjang jalan suwandi untuk penerangan pada malam hari.
Selain itu, sebelumnya juga sudah 2 kali warga Desa Kuta mendapat bantuan air dari BPBD Kabupaten Pemalang, mengingat Desa Kuta sudah mengalami kekeringan karena memasuki musim kemarau panjang.
-
BPBD Pemalang Berikan Bantuan Air Bersih di Kuta
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang memberikan bantuan air bersih sebanyak 2 mobil tangki kepada masyarakat Dusun Suwuk Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, Jumat 23 Agustus 2019.
Masyarakat sudah menunggu dengan mengantrikan ember dan tempat penampungan lainnya sejak pukul 10 pagi di pinggir-pinggir jalan utama. Begitu mobil tangki dari BPBD datang pukul 15.00 WIB sontak masyarakat mengerumuni tempat antrian. Kekurangan air bersih sudah menjadi langganan di Dusun Suwuk Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang. Memasuki bulan Juli 2019 masyarakat mulai merasakan kekurangan air bersih, karena banyak sumur gali milik warga yang airnya mulai berkurang. Demikian dijelaskan oleh Cahyono, Kepala Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang.
Sukardi, salah seorang petugas dari BPBD Kabupaten Pemalang menjelaskan bahwa ini adalah droping pertama di Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang sebanyak 10 ribu liter. Sebelumnya BPBD Kabupaten Pemalang lebih focus memberikan bantuan air di Kecamatan Pulosari. Tuayah salah seorang warga Dusun Suwuk sangat antusias begitu bantuan air datang, ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang yang telah memberikan bantuan air bersih dan berharap agar bantuan seperti ini bisa datang setiap hari.