Category: Berita

  • Lestarikan Kesenian Jawa, Karang Taruna Desa Kuta Rutin Berlatih Karawitan

    Lestarikan Kesenian Jawa, Karang Taruna Desa Kuta Rutin Berlatih Karawitan

    Karang taruna desa kuta rutin berlatih karawitan di Sanggar Seni Larasati (SANILA) Desa Kuta. Kegiatan tersebut dijadwalkan setiap seminggu sekali, yaitu pada setiap hari jum’at malam untuk karang taruna putra, dan setiap hari sabtu malam untuk karang taruna putri. Latihan tersebut sebagai bentuk untuk melestarikan kesenian Jawa yang sudah berkembang di Desa Kuta sejak dahulu, selain itu sebagai wadah bagi para anggota karang taruna untuk belajar memainkan lat music gamelan. Latihan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB.

    Para anggota karang taruna dilatih langsung oleh Bapak Sabar Sucipto, dan dibimbing oleh Bapak Waluyo, Bapak M. Yasin, dan Ibu Ning Suwarti. Karang taruna yang awalnya tidak mengenal karawitan, secara bertahap mulai bisa memainkan alat musik gamelan. Bagi mereka latihan karawitan merupakan hal baru dan sangat menyenangkan walaupun pada awalnya masih banyak yang merasa bingung.

    Kegiatan yang sudah berlangsung kurang lebih sebulan tersebut tentunya tridak lepas dari dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa yang sudah memfasilitasi kegiatan tersebut, juga dari para seniman-seniman Desa Kuta yang turut membimbing para anggota karang taruna dalam berlatih karawitan. Harapanya dengan adanya latihan karawitan rutin tersebut dapat membuat generasi muda Desa Kuta untuk lebih mencintai kesenian daerah serta turut melestarikanya.

  • Karang Taruna Desa Kuta ikuti Kampanye Germas di Kantor Kecamatan Pemalang

    Karang Taruna Desa Kuta ikuti Kampanye Germas di Kantor Kecamatan Pemalang

    Karang taruna Desa Kuta menjadi perwakilan Puskesmas Kecamatan Bantarbolang dalam acara kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Kantor Kecamatan Pemalang, Selasa 26 November 2019. Dinas Kesehatan Pemalang mengadakan kegiatan tersebut dalam rangka penyebarluasan informasi tentang  GERMAS kepada masyarakat khususnya pemuda di Kabupaten Pemalang untuk berperilaku hidup sehat. Acara tersebut diikuti oleh berbagai perwakilan dari puskesmas masing-masing wilayah, adapun wilayahnya terbagi menjadi tiga, yang pertama adalah wilayah Comal, Wilayah Pemalang, dan Wilayah Belik. Masing-masing perwakilan wilayah mengirimkan anggota karang taruna 10 orang dan 2 orang dari Promkes

    Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, dimulai dengan senam bersama, cek kesehatan gratis, dan berfoto. Acara inti dibuka langsung oleh Drs. Suhirman, M. Hum selaku Camat Pemalang, kemudian dilanjutkan dengan makan buah bersama. Suhirman menyampaikan bahwa generasi muda pelopor GERMAS, harapanya para pemuda dapat mengkampayekan pola hidup bersih dans sehat, di mulai dari diri sendiri, keluarga, kemudian lingkungan sekitar.

    Acara dilanjutkan dengan pemberian materi tentang GERMAS oleh Agus Triyanto selaku Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang. Menurut Agus, GERMAS adalah tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan bersama-sama untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik. GERMAS muncul karena ada perubahan pola penyakit dari PM (Penyakit Menular) ke PTM (Penyakit Tidak menular), di mana PM dulu menjadi penyebab kesakitan dan kematian terbesar di Indonesia namun seiring berjalanya waktu ada perubahan pada pola hidup dan perilaku yang menyebabkan PTM berganti menjadi sebab kematian terbesar di Indonesia. Dampak Germas bagi kita adalah kesehatan terjaga, lingkungan bersih, biaya berobat berkurang.

    Kegiatan berlangsung sangat menarik, Selain pemberian materi, acara tersebut juga diselingi dengan pembagian doorprize untuk peserta kegiatan. Peserta diberikat beberapa pertanyaan tentang GERMAS untuk menguji pengetahuan peserta tentang GERMAS, kemudian yang dapat menjawab dipersilahkan memilih hadiah yang telah disediakan. Kegiatan tersebut juga dalam rangka pembentukan pemuda peduli kesehatan, diharapkan para peserta yang hadir nantinya dapat mengkampanyekan GERMAS di desanya masing-masing.

  • Admin  Desa Se Kabupaten Pemalang Ikuti Jambore IT 2019

    Admin Desa Se Kabupaten Pemalang Ikuti Jambore IT 2019

    Admin Desa yang terdiri atas admin website, Sidekem (Sistem Informasi Desa dan Kawasan Pemalang), dan admin media sosial mengikuti kegiatan Jambore IT yang berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu (9-10 Nopember 2019) bertempat di PTP Semugih Desa Banyumudal Kecamatan Moga kabupaten Pemalang. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinpermasdes (Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa) Kabupaten Pemalang dan Puspindes ini selain diikuti oleh admin Desa se Kabupaten Pemalang juga diikuti oleh peserta umum dan pelajar yang berasal dari luar kabupaten Pemalang, seperti Tegal, Brebes dan Yogyakarta.

    Kegiatan Jambore IT secara resmi dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, Nugroho Budiharjo pada Sabtu pagi. hadir juga Kepala Dinpermasdes Kabupaten Pemalang Tetuko Raharjo. Kegiatan Jambore IT Desa 2019 bertujuan untuk memberikan keterampilan di bidang TIK dan membentuk karakter kerja pengelolaan bidang TIK bagi para peserta Jambore IT Desa 2019 . Mereka dipertemukan di sini untuk meningkatkan kemampuan dibidang IT, demikian ditandaskan oleh Kepala Dinpermasdes. Hadir sebagi narasumber, Ono W. Purbo, pakar IT indonesia yang membawakan materi Hacking Data Mining, Ismail Fahmi dari Drone Emprit dan Budiman Sudjatmiko, Inovator 4.0 Indonesia. Peserta juga mendapatkan materi tentang bagaimana cara membuat konten berita, foto dan video yang akan di unggah ke website, ataupun media sosial. Yang disampaikan oleh Solihin , salah seorang pegiat Relawan TIK kabupaten Pemalang.

  • Dihari ke 3 Pendaftaran, Baru 2 Pendaftar Yang Serahkan Formulir

    Dihari ke 3 Pendaftaran, Baru 2 Pendaftar Yang Serahkan Formulir

    Semenjak  terbentuknya panitia pengangkatan perangkat desa Kuta untuk formasi sekretaris desa, Desa Kuta,Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang pada tanggal 18 Oktober 2019 Panitia Pengangkatan Perangkat Desa Kuta sudah sampai ke tahap penjaringan. Sebelumnya Panitia sudah melakukan Kegiatan sesuai dengan jadwal kegiatan Panitia Pengangkatan Perangkat Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Tahun 2019 yaitu:

    A. TAHAP AWAL

    1. Membuat Tata Cara Pengangkatan Perangkat Desa
    2. Membuat Tata Kerja Panitia Pengankatan Perangkat Desa
    3. Menyusun Jadwal Kegiatan
    4. Menyusun Anggaran Pengangkatan Perangkat Desa
    5. Menyusun SK TIm penyusun Naskah,Ujian Penyaringan
    6. Menyusun SK Pengawas Ujian, Korektor dan Tatib Ujian

    B. TAHAP PENJARINGAN

    1. Mengumumkan lowongan Jabatan Perangkat Desa
    2. Menyiapkan Formulir A s/d I
    3. Menerima Pendaftaran Balon Perangkat Desa Lainnya
    4. Pengecekan Berkas
    Dari data yang di sampaikan oleh Torih salah satu Panitia sampai hari ke 3 tanggal 31 Oktober 2019 dari mulai tahap pendaftaran Balon Perangkat Desa  yang terjadwal tanggal 28 Oktober sampai 08 November 2019 ada 10 balon yang mengambil formulir pendaftaran dan baru 2 berkas balon yang di terima kembali oleh panitia.
    Dengan melihat antusias dari para pendaftar perangkat desa Kuta semoga terjaring balon yang kompeten dan akan terpilih sekretaris desa untuk Desa Kuta  yang mumpuni untuk kemajuan Desa.
  • Penyuluhan Pencegahan Stunting

    Penyuluhan Pencegahan Stunting

    Stunting adalah bila tinggi badan anak dibandingkan dengan umurnya berada di bawah minus dua standar defiasi pada kurva WHO yang ada di KMS. Anak stuting umumnya bertubuh lebih pendek dibanding anak seusianya. Stunting disebabkan oleh kekurangan gizi yang berkepanjangan, berarti pendek belum tentu stunting, harus dilihat dari penyebabnya dulu. karena pendek bisa juga berasal dari varian pendek. Pencegahan stunting  adalah dari awal kehamilan sampai umur 2 tahun atau yang di sebut 1000 hari pertama kehidupan, kenapa 1000 hari pertama kehidupan? Karena di 1000 HPK otak sangat berkembang cepat, maka di masa masa itu harus diperhatikan asupan gizinya. Pada masa kehamilan yang harus dilakukan perbaikan gizi, pemeriksaan kehamilan minimal empat kali selama hamil. Jarak kehamilan juga harus diperhatikan, minimal dua tahun. Pada saat melahirkan di fasilitas kesehatan, bayi hanya diberi air susu ibu saja sampai usia enam bulan, setelah enam bulan bayi diberi makanan pendamping air susu Ibu ( MP ASI ) hingga usia dua tahun. Dalam pemberian MP ASI yang baik dan benar adalah yang pertama tepat waktu, yang kedua menu lengkap terdiri dari karbonhidrat, protein hewani, protein nabati, buah dan sayur, yang ketiga anak diajarkan makan seperti orang dewasa yaitu sambil duduk.
    Demikian disampaikan oleh dr.Dinda Welltsazia Rindhi, dari Puskesmas Bantarbolang  pada acara penyuluhan kesehatan tentang pencegahan stunting yang dilaksanakan  di Pendopo Balai Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang  pada hari Rabu tanggal 30 Oktober 2019. Acara yang dibuka oleh Sekcam Bantarbolang, Slamet Waluyo ini diikuti oleh Ibu hamil, Ibu yang mempunyai anak usia dibawah dua tahun  dan kader posyandu yang semuanya berjumlah lima puluh orang.
    Acara ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang, dengan sumber dana dari APBDes Kuta tahun anggaran 2019. Harapannya agar masyarakat Desa Kuta dapat memahami serta mengetahui bagaimana cara mencegah stunting, demikian tandas Kepala Desa Kuta, Cahyono.
  • Desa Kuta ikuti Penilaian Akhir Lomba Website Desa Tahun 2019

    Desa Kuta ikuti Penilaian Akhir Lomba Website Desa Tahun 2019

    Admin Website Desa Kuta, Isya Dina Kamalia dan Kepala Desa Kuta, Cahyono mengikuti penilaian akhir lomba website Desa tahun 2019 di ruang rapat Dinpermasdes Kabupaten Pemalang, Senin (28/10/19). Selain desa kuta, ada beberapa desa yang masuk 10 besar lomba website desa tahun 2019, diantaranya dari Kecamatan Pemalang yaitu Desa Saradan dan Sewaka, dari Kecamatan Bantarbolang yaitu Desa Lenggerong dan Desa Kuta, dari Kecamatan Randudongkal ada Desa Rembul, dari Kecamatan Bodeh ada Desa Pasir dan Desa Karangbrai, dari Kecamatan Ampelgading ada Desa Sidokare, dari Kecamatan Comal ada Desa Kandang, dan terakhir dari Kecamatan Belik ada Desa Bulakan. Acara dimulai sekitar pukul 09.00 WIB sampai selesai.

    Penilaian akhir dilakukan oleh masing-masing peserta dengan cara mempresentasikan website desa masing-masing, untuk kemudian diberikan beberapa pertanyaan, kritik, dan saran oleh para dewan juri. Urutan per desa dalam melakukan presentasi dilakukan secara acak dengan mengambil undian. Masing-masing peserta kan diberikan waktu 15 menit, dimana 5 menit untuk mempresentasikan website dan 10 menit untuk sesi tanya jawab dengan para dewan juri. Adapun juri yang hadir adalah Bejo Setyo Widodo dari Dinpermasdes, Gatot Ari Wibowo dari Puspindes, Evi Diyantara selaku jurnalis, Solikhin selaku pengurus media kabar pemalang, dan Adi dari Kominfo Kabupaten Pemalang.

    Desa kuta mendapatkan nomor urut sembilan. Sekitar pukul 15.00 WIB,  admin website Desa Kuta mulai mempresentasikan website Desa Kuta di depan para dewan juri, didampingi oleh Kepala Desa Kuta. Setelah 5 menit, kemudian presentasi dihentikan untuk melanjutkan sesi tanya jawab. Tidak banyak pertanyaan yang diberikan oleh para dewan juri, hanya brupa kritik dan saran yang membangun untuk perbaikan website Desa Kuta ke depan. Sementara untuk pengumuman pemenang lomba website desa tahun 2019, sampai saat ini belum diinformasikan lebih lanjut.

  • PRNU Kuta Juara II Lomba Karnaval Hari Santri Nasional 2019

    PRNU Kuta Juara II Lomba Karnaval Hari Santri Nasional 2019

    PRNU (Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama) Kuta Juara II lomba karnaval dalam rangka hari santri nasional 2019 di Kabupaten Pemalang. Kuta berhasil meraih juara II untuk kategori umum, sedangkan untuk juara I diraih oleh MWCNU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) Ampelgading dan juara III diraih oleh MWCNU Comal. Penyerahan piala dilakukan pada malam puncak peringatan hari santri nasional di halaman gedung NU kabupaten Pemalang (26/10/19). Wawan, selaku ketua karang taruna Desa Kuta dan beberapa anggota mewakili rombongan menghadiri acara tersebut.

    Acara dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan dibuka langsung oleh ketua panitia Aris Sundono. Acara yang dihadiri oleh Bupati Pemalang, Junaedi, SH., MM. dan beberapa pejabat pemerintah kabupaten pemalang dan pengurus NU Kabupaten Pemalang. Peringatan Hari Santri Nasional dipuncaki dengan kegiatan pengajian akbar yang akan berkolaborasi dengan kegiatan orasi budaya berupa penampilan wayang golek.

    Kesenian yang dihadirkan oleh pemuda dan pemudi karang taruna Desa Kuta pada saat lomba karnaval hari Selasa, 22 Oktober 2018 merupakan kesenian boloboso yang sudah menjadi ciri khas Kecamatan Bantarbolang. Sementara itu, ke depanya diharapakan Desa Kuta semakin aktif ikut serta dalam kegiatan yang ada di Kabupaten Pemalang atau sekitarnya.

  • BPBD PEMALANG ADAKAN SOSIALISASI DI DESA GLANDANG KECAMATAN BANTARBOLANG

    BPBD PEMALANG ADAKAN SOSIALISASI DI DESA GLANDANG KECAMATAN BANTARBOLANG

    Bencana alam bisa datang kapan saja dan dimana saja, tanpa tahu kapan waktunya.Banyak bencana alam yang terjadi di wilayah Kab.Pemalang, tidak terkecuali di wilayah kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang juga masuk kategori daerah rawan bencana alam, seperti kebakaran, banjir,tanah longsor,juga puting beliung.
    Dengan melihat potensi potensi bencana yang ada di Kecamatan Bantarbolang maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang pada hari Kamis, tanggal 24-10-2019 mengadakan sosialisasi di wilayah Kecamatan Bantarbolang  bertempat di Desa Glandang Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang yang dihadiri oleh Camat Bantarbolang dan para nara sumber dari BPBD sendiri dan juga dari Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pemalang
    Dalam sosialisasi tersebut diharapkan masyarakat bisa lebih mengenal dan tahu lebih banyak tentang bencana dan cara penanggulangannya. Dan di harapkan masyarakat lebih mengenal tentang potensi potensi bencana yang ada di wilayah masing masing dan lebih cepat penanggulangannya sehingga bisa meminimalisir kerugian kerugian dan juga korban yang di sebabkan oleh bencana alam.
  • Kesenian  Boloboso Kuta Ramaikan Karnaval Hari Santri Nasional di Pemalang

    Kesenian Boloboso Kuta Ramaikan Karnaval Hari Santri Nasional di Pemalang

    Kesenian Boloboso dari Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang yang beranggotakan pemuda dan pemudi anggota Karang Taruna Redi Arum ikut meramaikan kegaitan Karnaval dalam rangka Hari Santri Nasional di Kabupaten Pemalang, Selasa 22 Oktober 2019.
    Peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Pemalang yang dilaksanakan oleh Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Pemalang diawali dengan upacara di depan Pendopo Kabupaten Pemalang. Begitu upacara usai peserta Karnaval mulai berjalan yang bermula dari Depan Gedung Nu Kabupaten Pemalang, Jl. Pemuda, Jl. Merbabu, Jl. Ahmad Yani dan selesai di Alun-alun Kabupaten Pemalang. Kedatangan peserta karnaval di sambut oleh Bupati Pemalang, Junaedi, SH.MM, Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Agus Sukoco, Kapolres Pemalang yang berada di panggung kehormatan.
    Aris Sundono, Ketua Panitia Hari Santri Nasional Kabupaten Pemalang yang juga Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kabupaten Pemalang mengatakan karnaval yang diikuti oleh 71 kontingen dari berbagai perwakilan sekolah, pondokk pesanteran dan pengurus MWC kecamatan, berjalan dengan tertib aman dan lancar serta meriah. Ini ditandai dengan berjubelnya masyarakat yang menyaksikan peserta karnaval di tempat-tempat yang dilalui. Lebih lanjut Aris Sundono menjelaskan peringatan Hari Santri Nasional akan dipuncaki dengan kegiatan pengajian akbar yang akan dikolaborasikan dengan kegiatan orasi budaya berupa penampilan wayang golek pada tanggal 26 Oktober 2019.
  • Persiapan Jelang Karnaval Memperingati Hari Santri Nasional 2019 di Gedung NU Kabupaten Pemalang

    Persiapan Jelang Karnaval Memperingati Hari Santri Nasional 2019 di Gedung NU Kabupaten Pemalang

    Latihan persiapan jelang karnaval dalam rangka hari santri nasional 2019 di Gedung NU Kabubaten Pemalang. Adapun yang terlibat yaitu beberapa pamong desa dan karang taruna Desa Kuta sebagai perwakilan dari NU Desa Kuta. Latihan dilakukan pada hari minggu malam (20/10/2019) di depan sanggar seni larasati Desa Kuta. Persiapan dari karang taruna Desa Kuta jelang karnaval harus maksimal karena selain untuk memeriahkan hari santri nasional, penampilanya pun turut dilombakan.

    Penampilan yang disajikan berupa pawai budaya. Adapun iring-iringan perwakilan Desa Kuta terdiri dari barisan senopati dan ulama, kemudian disusul oleh beberapa prajurit dan kuda lumping. Sebagaian warga Desa Kuta ikut menonton latihan tersebut. Jumlah dari seluruh perwakilan pamong dan karang taruna Desa Kuta yang akan mengikuti karnaval kurang lebih 20 orang. Karnaval sendiri akan dilaksanakan pada hari selasa (22/10/2019) di Kantor Pusat NU Kabupaten Pemalang.