Author: AdminDesa

  • Perluasan Bangunan Masjid Nurul Jannah Desa Kuta 2021

    Perluasan Bangunan Masjid Nurul Jannah Desa Kuta 2021

    Masjid Nurul Jannah yang terletak di Dusun Suwuk, Desa Kuta, Kecamatan Bantarbolang, kini tengah dilakukan perluasan bangunan supaya menjadi lebih nyaman dan luas untuk digunakan sebagai tempat beribadah dan kegiatan keagamaan Masyarakat setempat.

    Dengan adanya perluasan bangunan Masjid Nurul Jannah, Panitia pembangunan Masjid yang diketuai oleh Samsuri, hingga kini terus mencari donatur untuk menutupi banyak kekurangan material konstruksi, dan dana untuk biaya jasa pertukangan, sembari masyarakat juga rutin bergotong-royong membantu pekerjaan pertukangan. Mulai dari pemuda sampai orang dewasa bahu-membahu bekerja sama membangun masjid.

    Sejauh ini juga masyarakat ikut beramal jariyah dengan menginfakkan uang atau dalam bentuk material seperti pasir, semen, batu bata, split, papan cor dan lain sebagainya yang diserahkan langsung ke panitia dilokasi pembangunan , dimana material tersebut sangat membantu dalam terpenuhinya material konstruksi pembangunan Masjid Nurul Jannah.

     

     

  • Transfer Data  Antar Laptop Dengan WIFI

    Transfer Data Antar Laptop Dengan WIFI

    Langkah-Langkah Penyetingan :

    1. Kita akan menghubungkan dua atau lebih laptop di kantor dalam suatu jaringan. Sebelum menyeting pastikan semua laptop terhubung dalam satu jaringan wifi. Dalam hal ini kami menggunakan WIFI yang terpasang di Balai Desa, dan semua laptop menggunakan OS WINDOWS.
    2. Masuk ke Control Panel › Network and Internet › Network and Sharing Center. Kemuadian klik Change advanced sharing sttings, seperti gambar dibawah ini.

    1

    1. Pilih Home or Work, klik panah kecil yang ada disebelahnya, seperti gambar dibawah ini.

    2

    1. Pada Network Discovery, pilih Turn on network discovery, pada File and printer sharing pilih Turn on file and printer sharing, pada Public folder sharing pilih Turn on sharing so anyone with network acces can read and write files in the Public folder.

    3

    1. scrol ke bawah, Pada File sharing connection pilih Use 128-bit encryption to help protect file sharing connections (recommended). Pada Password protected sharing pilih Turn off password protected sharing. Pada HomeGroup Connection pilih Allows windows to manage homegroup connection (recommended)

    4

    1. Pilih Public (current profile) dengan mengeklik panah kecil disampingnya. Kemudian pada Network discovery pilih Turn on network discovery, pada File and printer sharing pilih Turn on file and printer sharing

    5

    1. Skrol ke bawah, pada Public folder sharing pilih Turn on sharing so anyone with network acces can read and write files in the Public folder. Pada File sharing connection  pilih Use 128-bit encryption to help protect file sharing connections (recommended). Pada Password protected sharing pilih Turn off password protected sharing.  Setelah itu klik Save change.

    6

    1. Selanjutnya buka Open Windows Explorer, kemudian klik kanan pada Local Disk (D), klik propertis, pilih tab Sharing, klik Advace Sharing

    9

    1. Centang Share this folder kemudian klik permissions

    10

    1. Klik add

    11

    1. Klik Advanced

    12

    1. Klik Find Now

    13

    1. Skrol ke bawah, cari NETWORK dan klik dua kali pada NETWORK

    14

    1. Klik OK, klik OK lagi dan terakhir close

    15

    Seting  laptop yang lain sesuai urutan di atas (langkah 1-14 ). Apabila jaringan sudah jadi maka pada Network akan muncul komputer lainnya, seperti gambar di bawah ini.

    akhir

    Ini hanya berbagi, semoga bermanfaat.

  • Sebanyak 14 Orang  Ibu Hamil Ikuti Vaksinasi Covid-19

    Sebanyak 14 Orang Ibu Hamil Ikuti Vaksinasi Covid-19

    Kuta.desa.id, Sebanyak 14 orang ibu hamil  dari Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang mengikut  kegiatan Vaksinasi Covid-19  dosis pertama, di Ruang Vaksin Puskesmas Bantarbolang,  Jumat 27 Agustus 2021.

    Kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh Puskesmas Bantarbolang  Kabupaten Pemalang pada hari  ini dikhususkan bagi ibu hamil, dari  17 Desa yang ada di Kecamatan Bantarbolang. Untuk Desa Kuta, kegiatan ini difasilitasi oleh Pemerintah Desa, dengan menggunakan mobil Siaga Desa. Bidan Desa Kuta, Endang Sri Supriyati menyebutkan bahwa dalam Buku Register Ibu Hamil Desa Kuta, saat ini terdapat 30 orang ibu hamil. Kegiatan Vaksinasi kali ini hanya diikuti oleh 14 orang, karena ibu hamil yang mengikuti kegiatan ini  adalah ibu hamil yang umur kehamilanya antara 13 – 33 minggu. Dari 14 orang yang datang ada satu orang yang gagal, karena alasan kesehatan.

  • Masyarakat Desa Kuta Lakukan Kegiatan Jumat Bersih

    Masyarakat Desa Kuta Lakukan Kegiatan Jumat Bersih

    Bertempat di wilayah lingkungan  masing-masing , Masyarakat Desa Kuta  Kecamatan Bantarbolang  Kabupaten Pemalang  secara serentak mengikuti kegiatan Jumat Bersih, Jumat, 27 Agustus 2021. Dalam bahasa lokal Kuta, mereka menyebutnya dengan “kerigan”.

    Kegiatan gotong royong masyarakat Desa Kuta untuk membersihkan lingkungan ini dilakukan  setiap hari Jumat Kliwon. Hari Jumat Kliwon biasanya dimanfaatkan  masyarakat  untuk kegiatan bersih bersih lingkungan.  Sebelumnya, yakni  pada malam Jumat Kliwon mereka melakukan pertemuan rutin warga dengan mengadakan kegiatan tahlil, yang di lakukan di masing masing  Rukun Tetangga (RT).  Masyarakat Dusun Penusuhan, Kalijero, Suwuk dan Kuta pada kegiatan tersebut membersikan jalan utama di lingkungan  di wilayah dusunnya masing masing, dengan memangkas ruput  yang ada di bahu jalan. Sementara untuk masyarakat Dusun Sipanjang kegiatan ini dimanfaatkan untuk gotong royong membuat jalan baru yang berada di sisi selatan dusun Sipanjang.

    Dirjo, Kepala Dusun Kalijero menyampaikan bahwa gotong royong merupakan tradisi masyarakat Desa, yang seiring berjalannnya waktu tradisi ini hampir luntur, masyarakat desa sudah mulai terpengaruhi budaya modern, tingkat kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap tradisi  ini semakin berkurang. Untuk itu  oleh pemerintah Desa dan masyarakat Desa Kuta berusaha untuk mempertahankan tardisi ini dengan cara menumbuhkan kembali semangat gotong royong dengan mengajak seluruh warga masyarakat untuk selalu berpartisipasi dalam setiap kegiatan.

  • Keterlibatan Perempuan Dalam Proses  Perencanaan Pembangunan

    Keterlibatan Perempuan Dalam Proses Perencanaan Pembangunan

    Perencanaan Pembangunan Desa merupakan proses tahapan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa dengan melibatkan berbagi unsur yang ada di Desa secara partisipatif.  Proses Penyusunan dokumen Perencanaan pembangunan di Desa Kuta dimulai dari penggalian usulan usulan dari masing masing dusun melalui Musyawarah Dusun yang semuanya dilakukan pada malam hari, selepas sholat Isya. Kegiatan ini di pandu oleh Tim Penyusun Rencana Kerja  Pemerintah Desa yang di Ketuai oleh Sekretaris Desa.

    Dengan musyarah dusun diharapkan nantinya  saat  Musyawarah Desa (Musdes) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2022  menghasilkan kegiatan atau usulan yang benar- benar dari bawah ( masyarakat), bukan usulan segelintir orang  ( dalam hal ini pimpinan Dusun atau tokoh masyarakat setempat) apalagi Kepala Desa. Yang menarik perhatian  adalah kehadiran dan keterlibatan kaum perempuan dalam musyawarah dusun, seperti yang terjadi di Dusun Sipanjang Desa Kuta, kehadiran perempuan mencapai 30 persen, mereka berani menyampaikan usulannya.

    Tentunya kita  tidak menginginkan dalam praktik perencanaan dan pelaksanaan pembangunan di desa prinsip partisipatif dan isu penting tentang kesenjangan antara laki-laki dan perempuan menjadi terabaikan.  Seperti dalam hal hak-hak, tanggung jawab, akses dan pelayanan serta pengambilan keputusan dalam masyarakat yang  sering luput dari keterlibatan perempuan.  Padahal, peluang keterlibatan perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pemerintahan desa dijamin oleh peraturan perundang- undangan. Pasal 24 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa menjelaskan asas-asas penyelenggaraan pemerintahan desa. Partisipasi aktif perempuan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa didasarkan pada 6 dari 11 asas yang menjadi landasan berfikir. Keenam asas-asas yang mendukung keterlibatan partisipasi perempuan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa adalah (1) keterbukaan, (2) proporsionalitas, (3) profesionalitas, (4) kearifan lokal, (5) keberagaman; dan (6) partisipatif. (ditulis oleh : Cahyono, Kepala Desa)

  • BBWS Pemali Juana Semarang  Bangun Pos Curah Hujan  Di  Desa Kuta

    BBWS Pemali Juana Semarang Bangun Pos Curah Hujan Di Desa Kuta

    Balai Besar Wilayah  Sungai Pemali Juana yang berkedudukan di Jl. Brigjen S. Soediarto Nomor 375 Semarang  telah  selesai  membangun pos curah hujan telemetri, 26 Agustus 2021, di Desa Kuta. Tepatnya di sebelah  selatan Gedung SD Negeri 01 Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang.

    Bangunan seluas 9 m3 tersebut menempati tanah milik Pemerintah Desa Kuta.   Sebelum pembangunan di mulai sudah disepakati Perjanjian Pinjam Pakai antara Pemerintah Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang dengan Satuan Kerja Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana Semarang. Pos tersebut diberi nama Pos Curah Hujan Kuta, yang didalam terdapat alat untuk mengukur curah hujan.

    Kepala Desa Kuta, Cahyono menyebutkan bahwa dalam perjanjian tersebut disepakati bahwa jangka waktunya adalah selama lahan tesebut masih difungsikan oleh BBWS Pemali Juana. Dalam  pembangunan pos tersebut serta pencatatan data setiap hari BBWS melibatkan warga setempat, yakni dari Dusun Suwuk Desa Kuta.

  • Mahasiswa KKN  Unsoed Bagikan Masker Kepada Masyarakat

    Mahasiswa KKN Unsoed Bagikan Masker Kepada Masyarakat

    Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unsoed Purwokerto membagikan masker kain kepada warga Dusun Suwuk Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang.  Kegiatan dilakukan selepas mereka membantu Pemerintah Desa Kuta dalam Penyaluran BLT DD, Rabu, 25 Agustus 2021.

    Karena KKN kami masih dalam pandemi Covid-19, maka program Kerja KKN kami terfokus pada usaha Pemerintah Desa dalam menerapkan PPKM.  Kegiatan ini kami lakukan seminggu dua kali. Sembari kami membagikan masker, kami melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait penerepan 5 M  di Desa Kuta, yakni (1. Memakai masker, 2. Mencuci tangan dengan sabun, 3. Menjaga jarak, 4. Menghindari Kerumunan dan 5. Mengurangi mobilitas). Masker yang dibagikan beasal dari para mahasiswa dan juga dari Pemerintah Desa Kuta. Demikian disampaikan oleh Mery Agustin salah seorang peserta KKN di Desa Kuta.

    Diakui oleh Cahyono, Kepala Desa Kuta, bahwa tingkat kepatuhan masyarakat Desa Kuta untuk menerapkan 5 M masih rendah. Sehingga sosialisasi dan edukasi terkait dengan penerapan 5 M secara terus menerus harus dilakukan. Ya, memang butuh waktu dan kerja keras serta kegotong royongan kita dalam merubah perilaku masyarakat, terutama memakai masker, demikian tandas Kepala Desa Kuta.

  • Yuk !!! Biasakan Cuci Tangan Dengan Sabun

    Yuk !!! Biasakan Cuci Tangan Dengan Sabun

    Suwitno, warga Dusun Suwuk Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang sedang memanfaatkan fasilitas tempat cuci tangan di Balai Desa Kuta  saat penerimaan BLT DD bulan Agustus , Rabu, 25 Agustus 2021. Sarana tersebut merupakan bagian dari Program Pamsimas Tahun 2020.

    Selain membangun sarana air berih berupa sumur  dalam, dan jaringan air Pamsimas Tahun 2020 juga membangun  dua buah sarana  cuci tangan yang berlokasi di Balai Desa   dan Gedung SDN 01 Kuta.  Tujuan  dibangunnya  sarana cuci tangan merupakan salah satu tujuan dari Pamsimas  yakni untuk meningkatkan praktik hidup bersih dan sehat di masyarakat. Selain  meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki akses air minum dan sanitasi yang berkelanjutan, meningkatkan kapasitas masyarakat dan kelembagaan lokal (pemerintah daerah maupun masyarakat) dalam penyelenggaraan layanan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat dan meningkatkan efektifitas dan kesinambungan jangka panjang pembangunan sarana dan prasarana air minum dan sanitasi berbasis masyarakat.

    Program Pamsimas Tahun 2020  tentunya selaras dengan  program PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Pemerintah Desa Kuta sering memberikan edukasi terkait penerapan  5 M, salah satunya mencuci tangan dengan sabun tentunya dengan air yang mengalir.

  • Bersama KKN Unsoed, Pemdes Kuta Salurkan BLT-DD Bulan Ke-8 2021

    Bersama KKN Unsoed, Pemdes Kuta Salurkan BLT-DD Bulan Ke-8 2021

    Kuta.desa.id – 25 Agustus 2021 Penyaluran BLT-DD merupakan salah satu program Pemerintah dalam penanganan dampak penyebaran Covid-19 melalui penggunaan Dana Desa dengan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), salah satunya di Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang.

    Sore tadi tepatnya di Pendopo Balai Desa Kuta,  Pemerintah Desa membagikan BLT-DD untuk Periode pada bulan Agustus. Bantuan ini dibagikan langsung kepada 215 KPM yang telah terdata, di mulai dari Dusun Sipanjang, Dusun Kuta, Dusun Suwuk, Dusun Kalijero, dan Dusun Penusuhan. Dimana, bantuan yang diterima sebesar Rp 300.000,- /Bulan.

    Pemerintah Desa Kuta dibantu oleh Mahasiswa UNSOED,  mengarahkan kepada warganya untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah dengan melaksanakan (3M), 1. Mencuci Tangan, 2. Memakai Masker, 3. Menjaga Jarak. selain itu, Pemerintah Desa Kuta juga menyediakan tempat cuci tangan sebagai salah satu cara untuk pencegahan penularan Virus COVID -19.

    Semoga dengan adanya BLT-DD ini, dana tersebut dapat digunakan sebagaimana mestinya untuk mencukupi kebutuhan dan dapat mengurangi beban ekonomi masyarakat Desa Kuta di masa pandemi Covid-19.

  • Dengan Pamsimas, Kesulitan  Air Bersih Mulai Teratasi

    Dengan Pamsimas, Kesulitan Air Bersih Mulai Teratasi

    Santi, salah seorang pemakai air Pamsimas ,  Warga  Dusun Suwuk  RT 002 RW 004  Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang  sedang menunjukan  air yang sedang  mengalir lewat kran di depan rumahnya, Selasa, 24 Agustus 2021.  Ia sudah hampir 5 bulan memanfaatkan air pamsimas untuk semua kebutuhan rumah tangganya, dari mandi, mencuci dan kebutuhan air minumnya. Ia merasa senang dengan adanya Pamsimas kesulitan untuk mendapatkan air bersih sudah teratasi.  Sebelumnya ia harus mengangsu atau mengambil air dari  sumur di pinggir kali  di ujung dusun yang jaraknya sekitar 800 meter dari rumahnya. Dengan jumlah keluarga sebanyak 4 orang ia memakai air rata rata 15 m3 tiap bulannya,  saya membayar rata rata 50 ribu rupiah ke pengelola tiap bulanya,  pak, demikian jawabnya.

    Santi merupakan satu diantara 120 orang pemakai air Pamsimas, yang merupakan program  Desa Kuta Tahun 2020. Ketua Pengelola Pamsimas Desa Kuta, Surinto Purnomo menyebutkan bahwa  Program Pamsimas Tahun 2020, mengambil  sumber air dari Sumur Dalam yang lokasinya di Dusun Kuata, dan  kini dimanfaatkan oleh warga Dusun Kuta dan Dusun Suwuk. Dengan debit air yang tidak terlalu besar yakni 1,9  liter per detik, kini pengelola  baru  bisa melayani 120 rumah    yang telah mamasang  Sambungan Rumah  (SR).  Kami membebani para pemakai air untuk membayar dengan harga 3 ribu rupiah per meter kubiknya, serta biaya beban sebesar 4 ribu rupiah bagi tiap SR.

    Alhamdulillah sampai sekarang masih lancar. Dengan adanya pamsimas sedikit demi sedikit kesulitan warga untuk mengakses air bersih dapat teratasi, terutama Dusun Suwuk Desa Kuta.   Sebelumnya saat kemarau panjang sebagian besar sumur warga banyak yang mengalami pengurangan debit air, bahkan ada satu dua yang menjadi kering. Sekarang mereka merasa senang dengan adanya air dari Pamsimas, karena airnya layak dikonsumsi, demikian tandas Surinto Purnomo.