Author: AdminDesa

  • Air dan pohon Kelapa

    Air dan pohon Kelapa

    Pohon kelapa biasa tumbuh di daerah tropis baik di dataran tinggi maupun daerah pesisir pantai, Pohon kelapa dengan batang tunggal tumbuh menjulang tinggi dan umumnya tegak lurus tanpa terpengaruh denga pohon lainnya tetap tumbuh. Pohon kelapa sangat manfaat/kegunaan mulai dari akar sampai daunnya dari yang muda sampai yang tua baik batang, pohon, buah dan daunnya. Yang kami singkapi disini adalah  tentang keberadaan air didalamnya. Tuhan Allah SWT telah menciptakan segalanya yang ada di bumi ini satu diantaranya pohon kelapa. Dan juga sepengetahuan saya tidak ada persamaan lain dengan pohon yang satu ini, untuk itu pohon kelapa saya manfaatkan sebagai simbul/ filosofi kaitannya dengan hal yang mungkin sangat berkaitan dengan alam sekitar terutama air. Wilayah desa Kuta dari saya sejak kecil teringat sumber air yang sangat melimpah, karena memang desa kuta dikelilingi hutan jati dan rawa rawa, disitu ada lembah dan sungai besar maupun kecil yang ada di daerah wilayah desa Kuta maupun selokan/kalen (bahasa kuta) disitu air melimpah sepanjang tahun. Air mengalir ada yang bersumber dari daerah perbukitan termasuk datang dari daerah yang paling tinggi yaitu dari Gunung Wangi. Gunung wangi ini adalah suatu daerah perbukitan batu kapur dan terdapat 7 macam goa goa yang waktu itu tumbuh berbagai jenis tumbuhan yang lebat . Dengan perkembangan jaman kini kata air melimpah sudah tidak ada lagi hanya terlihat dimusim penghujan saja. Dengan sumber air inilah kita perlu renungkan untuk wilayah kuta dimusim kemarau. Hutan diperbukitan gunung wangi dimusim kemarau yang keadaan saat ini nyaris gundul, hanya semak belukar tetapi sumber air tetap mengalir walaupun debednya sangat kecil.  Dengan kata lain perlu adanya menghutankan kembali dibukit Gunung Wangi yang gersang . Dengan filosofi air dan pohon kelapa ini menggambarkan air datang dari mana saja bukit paling tinggi sekalipun. Pohon kelapa berbuah dan air didalamnya tetap terisi penuh walaupun berbuah dimusim kemarau, dan tumbuh dibukit yang tinggi sekalipun. Dengan kekuatan sang Penciptalah air mengalir dari tempat yang lebih tinggi tanpa berpikir air itu sendiri bersumber dari mana. Terlebih apabila hutan diwilayah desa kuta dan sekitarnya kembali normal,  seperti layaknya hutan pada umumnya, maka  sumber air akan muncul dimana mana yang dapat bermanfaat bagi masyarakat secara keseluruhan. Maka untuk lebih mengawali tentang air ini memerlukan keseriusan dari semua pihak untuk menjaga kelestarian alam kita demi kelangsungan akan sumber air. Prinsip mendasar yang harus dilakukan adalah mulai dari diri kita sendiri. “KU TANAM POHON INI BUKAN UNTUK SIAPA SIAPA”

    #di tulis oleh Samsuri# 

  • Pentas Wayang Golek Pada Peringatan Maulid Nabi

    Pentas Wayang Golek Pada Peringatan Maulid Nabi

    Pengurus Masjid Nurul Jannah Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang mengemas peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menampilkan pementasan wayang golek, Selasa (2/1), bertempat di depan Masjid Nurul Jannah Desa Kuta.

    Ketua panitia penyelenggara, Untung Sugiarso pada awal sambutannya mengatakan, Ini tidak seperti biasanya, Pengajian kali ini kami menampilkan potensi budaya yang ada di Desa Kuta. Dalang, sinden dan hampir semua wiyogo dari sanggar Pawiyatan Seni Desa Kuta. Panitia meminta maaf, karena keterlambatan dalam mengadakan peringatan maulid Nabi kali ini yang sudah tidak di bulan Rabbiul Awal, demikian tandas Untung Sugiarso.

    Sementara Kepala Desa Kuta, Samsuri mengingatkan kepada masyarakat Desa Kuta untuk tetap menjaga kerukunan dan dan budaya gotong yang selama ini sudah terpelihara dengan baik.

    Panitia menghadirkan penceramah Ustadz Muhammad Arifin dari Pemalang, sebelum ceramah pengajian dumulai diisi dengan pementasan wayang golek selama satu jam oleh dalang Unang Kusnardi, dari sanggar Pawiyatan Seni Desa Kuta. Unang Kusnardi yang juga merupakan Imam Masjid Nurul Jannah ini membawakan lakon “Sunan Kalijaga”. Setelah pentas selama kurang lebih satu jam dilanjutkan dengan ceramah oleh Ustazd Muhammad Arifin sampi dengan pukul 12 malam. Cerita tentang Sunan Kalijaga kembali dilanjutkan oleh dalang sampai pukul 2 pagi.

  • Masyarakat Desa Kuta Antusias Ikuti Musrenbang Desa

    Masyarakat Desa Kuta Antusias Ikuti Musrenbang Desa

    Masyarakat Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang melaksanakan  Musrenbang ( Musyawarah Perencanaan Pembangunan ) Desa, Selasa, (03/1) bertempat di Pendopo Balai Desa Kuta.

    Acara di ikuti oleh berbagai unsur masyarakat yang ada di Desa Kuta meliputi Perangkat Desa, BPD ( Badan Permusyawaratan Desa ), LPMD ( Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa ) Pengurus PKK, ketua RT/RW, kelompok tani, tokoh masyarakat, kelompok profesi dan  karang taruna dan dihadiri oleh Tim dari Kecamatan Bantarbolang. Ketua panitia, Cahyono dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Musrenbang Desa, sebelumnya telah diumumkan kepada masyarakat melalui musyawarah dusun di lima dusun yang ada di Desa Kuta. 

    Kepala Desa Kuta, Samsuri  dalam pemaparannya  mengenai hasil evaluasi pelaksanaan RKP (Rencana Kerja Pemerintah Desa) Tahun 2016 menjelaskan bahwa ada kegiatan yang belum dilaksanakan karena keterbatasan dana, seperti peningkatan jalan yang berlokasi di Jalan Praja, Dusun Suwuk. Kegiatan tersebut akan dimasukan dalam RKP Desa tahun 2017.  Selanjutnya peserta musyawarah membahas rancangan RKP tahun 2017 yang telah disiapkan oleh Tim Penyusun. Setelah melakukan pencermatan peserta menyepaki rancangan tersebut, namun ada beberapa perubahan, baik volume, jumlah dananya dan juga penambahan kegiatan atas usulan peserta.

    Yang menjadi perhatian utama   para peserta musyawarah adalah  pembahasan mengenai usulan Desa Kuta yang akan diajukan ke Musrenbang tingkat kecamatan. Melalui diskusi yang cukup panjang akhirnya peserta menyepakati tiga usulan fisik yaitu : pertama, pembangunan bendung  untuk pengairan sawah blok kalijero, sawah di Desa Lenggerong dan Peguyangan, kedua, Pembangunan Saluran Irigasi, lokasi sawah blok Penusuan dan ketiga pembangunan talud jalan, lokasi jalan penghubung Dusun Sipanjang-Desa Glandang. Disamping usulan fisik, ada usulan non fisik yang akan diajukan ke Musrenbang tingkat Kecamatan yakni pelatihan ketrampilan untuk mengolah klaras/kulit jagung dan pelatihan ketrampilan memasang payet.

    Pembahasan yang terakhir adalah pemilihan delegasi Desa Kuta yang akan mengawal lima usulan yang telah disepakati tersebut.  Delegasi terpilih adalah  Samsuri  selaku Kepala Desa Kuta,  Kurningsih dari unsur BPD,  Ardi dari tokoh masyarakat,  Winarsih, Nurul Umami dari toloh perempuan dan Slamet Masfuri dari unsur KPMD. Acara yang dimulai pada pukul 09.00 diakhiri  pada pukul 12.00 WIB dengan penandatanganan Berita Acara oleh  wakil peserta musyawarah. dan Kepala Desa Kuta.

  • Jelang Musrenbang Desa, Tiga Dusun di Desa Kuta Laksanakan Musdus

    Jelang Musrenbang Desa, Tiga Dusun di Desa Kuta Laksanakan Musdus

    Menjelang Pelaksanaan Musrengbang  (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Desa, tiga dari lima dusun yang ada di Desa Kuta Kecamatan Bantaarbolang Kabupaten Pemalang, yakni Dusun Sipanjang, Suwuk dan Penusuhan melaksanakan  Musdus (musyawarah dusun), Sabtu(31/12) bertempat di rumah Kepala Dusun masing-masing.

    Acara ini dihadiri oleh ketua RT /RW, tokoh agama,masyarakat dan pemuda.  Kepala Dusun Suwuk Desa Kuta, Marsetiyo dalam pengantar diskusi menjelaskan bahwasannya musyawarah dusun ini sebagai persipan menjalang pelaksanaan Musrenbang Desa Kuta yang akan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 3 Januari 2017. Selanjutnya Marsetyo bersama-sama peserta mencermati dokumen RPJMDES, dengan membacakan usulan-usulan kegiatan Dusun Suwuk di dokumen tersebut yang masuk tahun 2018.

    Setelah melakukan pembahasan, peserta musyawarah menyepaki usulan Dusun Suwuk yang akan diajukan ke Musrengbang Desa yaitu :

    1. Pembanguan saluran drainese, lokasi : Jl. Pemuda Dusun Suwuk, volume 400 meter.
    2. Pembangunan resapan air limbah keluarga sebanyak 14 unit, lokasi Dusun Suwuk
    3. Pelatihan Pranotocoro.

    Sementara untuk Dusun Penusuhan menyepakati Usulan :

    1. Pembangunan SPAL, lokasi Jalan utama Dusun Penusuhan, Volume 750 meter.
    2. Pembangunan saluran irigasi, lokasi Sawah Penusuhan, volume 500 meter.
    3. Pelatihan pembuatan pupuk kompos.

    Dan muyawarah Dusun Sipanjang  menyepakati usulan Dusun yang akan diajukan ke Musrenbang Desa, yakni :

    1. Pembangunan Talud jalan, lokasi : jalan penghubung Dusun Sipanjang-Desa Glandang, volume 500 meter.
    2. Pelatihan membuat kerajinan tangan dengan bahan baku klaras jagung.

    Selain menyepakati usulan peserta musyawarah juga memutuskan wakil atau delegasi dusun yang akan mewakili dusunya masing-masing di acara Musrengbang Desa.

  • Warga Dusun Kalijero Lakukan Tasyakuran

    Warga Dusun Kalijero Lakukan Tasyakuran

    Jamaah Musholla Al-Ikhlas Dusun Kalijero Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang sedang mengadakan tasyakuran atas terselesaikanya pembangunan Musholla yang sudah mencapai 100 %  pada hari Jum’at ( 30/12 ),yang bertempat di Musholla Al-Ikhlas Dusun Kalijero Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang.

    Menurut Ketua pembangunan Musholla Al-Ikhlas Bapak Warsid menyatakan bahwa ini adalah sebagai  bentuk rasa syukur masyarakat dusun kalijero kepada Allah SWT atas terselesaikanya pembangunan tersebut, dan jamaah Musholla Al-Ikhlas bisa melaksanakan ibadahnya dengan khusu dan nyaman.

    Pembangunan Musholla Al-Ikhlas yang di laksanakan secara bertahap dan berada di tanah wakaf sebagian besar di danai dari swadaya masyarakat  dan para donatur, hal ini karena antusiasme masyarakat yang menginginkan adanya Musholla di lingkungan tersebut.

  • Menjaga Tradisi Perencanaan Pembangunan Partisipatif

    Menjaga Tradisi Perencanaan Pembangunan Partisipatif

    Dalam pasal 80 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa menyebutkan bahwa Perencanaan Pembangunan Desa diselenggarakan dengan mengikutsertakan masyarakat Desa. Dan dalam menyusun perencanaan Pembangunan Desa Pemerintah Desa wajib menyelenggarakan musyawarah perencanaan Pembangunan Desa.

    Keterlibatan masyarakat dalam proses penyusunan dokumen perencanan pembangunan di desa di mulai pada saat musyawarah tingkat dusun atau yang lebih di kenal dengan musdus.  Di Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang terdapat lima dusun. Proses penyusunan dokumen perencanaan desa membutuhkan proses yang panjang. Diawali dari musdus dalam rangka penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDES). Dengan difasilitasi oleh KPMD (Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa) dan Kepala Dusun masyarakat diajak untuk memetakan permasalahan-permasalahan yang ada di dusunnya masing-masing.

    Ada tiga alat kaji yang digunakan, yakni sketsa desa, kalender musim dan bagan kelembagaan. Dari  sketsa desa   mucul  permasalahan-permasalan yang berkaitan dengan prasarana dasar, seperti infrastruktur  jalan dan jembatan. Dari kalender musim masyarakat memetakan permasalahan yang muncul yang merupakan dampak dari siklus musim yang ada, musim hujan, pancaroba dan musim kemarau.  Dari bagan kelembagaan muncul permasalahan yang berkaitan dengan kinerja kelembagaan yang ada di desa, seperti Pemerintah Desa, BPD, LPMD, PKK dan Kelompok Tani, Puskesmas Pembantu, Rukun Tetangga dan Rukun Warga.

    Tidak hanya memetakan permasalahan, masyarakat juga diajak untuk menganalisa permasalahannya sendiri. Apa yang menjadi penyebab masalah, dan tindakan atau kegiatan apa yang bisa mengatasi permasalahan tersebut ? (tentunya dengan potensi yang di milikinya).

    Dengan proses yang panjang, yang melibatkan semua unsur masyarakat yang ada, tentunya  RPJMDes sebagai satu-satunya dokumen perencanaan di desa, sudah memuat semua kegiatan yang akan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang bersifat mendesak. Sehingga kegiatan atau pembangunan yang dilaksanakan itu benar-benar merupakan kebutuhan masyarakat dan bukan “keinginan” masyarakat.

    Tingkat kehadiran masyarakat yang tinggi dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdesa) di Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang menunjukan tingginya partisipatif masyarakat dalam proses penyusunan dokumen perencanaan di desa. Ini menunjukan keberhasilan Pemerintah dalam mensosialisasikan perencanan pembangunan partisipatif yang dimulai pada era PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat).

  • Kades Kuta Lantik Perangkat Desa Dengan SOTK Baru

    Kades Kuta Lantik Perangkat Desa Dengan SOTK Baru

    Sebanyak 12 Perangkata Desa Kuta  diambil sumpah/janjinya dan dilantik oleh kepala Desa Kuta, Jumat (30/12) bertempat di Pendopo Balai Desa Kuta  Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang.

    Acara yang di hadiri oleh Ketua dan seluruh anggota BPD, Pengurus PKK, tokoh agama, pemuda dan tokoh masyarakat serta tim dari Kecamatan Bantarbolang berlangsung dengan khidmat.

    Sesuai dengan Keputusan Bupati Pemalang Nomor 141/753/Tahun 2016 tentang Klasifikasi Tingkat Perkembangan Desa di Kabupaten Pemalang Tahun 2016, Kuta Kuta termasuk dalam desa swasembada. Dalam SOTK (Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa) baru, Desa Kuta menggunakan pola maksimal, yakni tiga Kaur (Kepala Urusan) dan tiga Kasi (Kepala Seksi).

    Kepala Desa Kuta dalam sambutannya mengatakan bahwa sesuai pasal 16 Peraturan Bupati Pemalang Nomor 38 Tahun 2015 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang No 3 tahun 2015 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bupati Pemalang Nomor 38 Tahun 2016 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Pemalang No 8 tahun 2016  kepala desa diberi kewenangan untuk melakukan penataan perangkat desa , kewenangan tersebut hanya satu kali melaui seleksi internal perangkat desa Atas dasar inilah kepala desa bersama dengan BPD, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat untuk dapat saling memahami hal ini dengan segala pertimbangan berdasarkan penilaian secara obyektif melalui proses ujian baik, praktek maupun tertulis.

    Dalam akhir sambutannya Kepala Desa Kuta menegaskan, dengan terbentuknya formasi yang baru diharapkan tetap mengedepankan kerjasama yang solid saling mengisi satu sama lain dengan suasana yang harmonis. Sehingga tercipta pelayanan masyarakat yang prima,  tetap terjaga kebersamaan antara satu dengan lainnya, jabatan boleh beda tetapi sebagai abdi negara, abdi masyarakat hendaknya utamakan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan, sehingga tetap terlayani dengan baik dan cepat. Apalagi sarana prasarana sudah memadai. Dengan makin banyaknya program program yang berbasis pemberdayaan, makin banyak pula tugas dan tanggung jawab kita. Maka dari itu kita harus makin bekerja keras jangan berpangku tangan, berjuang demi kemajuan desa kita, Desa Kuta yang kita cintai. Ditambah program unggulan Bupati Pemalang Bp. H. Junaedi SH MM sedang gencar gencarnya mempromosikan Kabupaten Pemalang melalui Sistem Informasi Desa dan Kawasan Pemalang ( SIDEKEM), dan melalui PUSPINDES desa sedang gencar-gencarnya untuk  berlomba lomba dalam memberikan informasi tentang desanya masing masing melalui wibesite. Masih banyak lagi program yang berbasis online. Maka jelas persaingan makin terbuka, makin mencuat, makin ketat terutama dibidang teknologi Informasi menuju desa online.

    Kedua belas Perangkat Desa  Kuta yang telah diambil sumpah/janjinya dan dilantik tersebut adalah :

    [table id=26 /]

  • Pemetaan Dengan  Pesawat Tanpa Awak (Drone)

    Pemetaan Dengan Pesawat Tanpa Awak (Drone)

    Empat relawan  bukapeta  dari Jakarta bekerja sama dengan PUSPINDES (Pusat Pemberdayaan Informatika dan Desa) Kabupaten Pemalang melakukan pemetaan dengan pesawat tanpa awak (drone) di Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, pada hari Rabu (28/120) dengan didampingi oleh perangkat Desa Kuta.

    Pemetaan dilakukan dengan dua pesawat, dengan empat penerbangan, yang dilakukan di lapangan sepak bola Dusun Suwuk Desa Kuta. Salah seorang relawan Widiyanto menjelaskan bahwa pemetaan dengan drone nantinya akan menghasilkan peta desa berbasis koordinat. Peta desa yang lebih akurat nantinya digunakan oleh desa dalam menentukan proses perencanaan pembangunan. Widiyanto menjelaskan lebih lanjut bahwa pemetaan dengan drone akan dilakukan di semua desa di Kabupaten Pemalang. Ke depan, dengan difasilitasi oleh PUSPINDES tiap desa akan diberi pelatihan tentang drone dan juga mengolah peta desa dengan aplikasi Quantum GIS.

  • Seleksi Internal Penataan Perangkat Desa

    Seleksi Internal Penataan Perangkat Desa

    Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Pemlang Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pedoman Penyusunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa sebagaimana telah diubah dengan perturan Daerah Kabupaten Pemalang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyusunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa, untuk lebih memberikan pemahaman kepada masyarakat desa Kuta, maka pada tanggal 22 Nopember 2016 diadakan sosialisasi tentang penataan perangkat desa secara intarnal yang mana hadir dalam acara ini terdiri dari Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Bantarbolang, unsur BPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kader PKK, Ketua RT, RW dan Tokoh Pemuda desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang. Lebih lanjut Kepala Desa Kuta Samsuri dalam sambutannya, dengan adanya kekosongan Sekdes seluruh tugas dan tanggung jawab yang dijabat oleh PLt Sekdes dari Kaur Pembangunan, selama ini tidak ada masalah karena semua dapat dikerjakan dengan baik.  Perangkat desa yang ada sudah menjadi satu system satu kesatuan  yang harus dapat bekerjasama satu dengan lainnya, apalagi  9 dari 12 perangkat desa  yang ada sudah dapat mengoperasionalkan komputer, baik untuk pelayanan sehari hari maupun untuk tugas rutin lainnya. Ditambahkan dalam sambutannya ketua BPD Desa Kuta Amin Sidik  , dengan peraturan yang baru untuk formasi pola  3 -3 , desa Kuta Kecamatan Bantarbolang tidak perlu adanya pengadaan perangkat melainkan cukup dengan penataan kembali perangkat yang ada  secara intern, dengan melalui tahapan tahapan proses seleksi sesuai aturan yang ada. Kemudian proses rekomendasi oleh Camat Bantarbolang dan berkas lainya sampai dengan Perdes SOTK telah diundangkan kemudian Tim membuat jadwal untuk pelaksanaan Ujian.

    Pada hari ini Rabu tanggal 28 Desember 2016 diadakan Ujian Kompetensi calon Perangkat desa oleh tim Seleksi Internal Penataan Perangkat Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, Time  dibantu oleh petugas yang terdiri dari  Petugas Penyusun naskah ujian praktek maupun tertulis, Petugas penguji dan Petugas pengkoreksi hasil ujian,  tahap pertama diadakan ujian praktek yang terdiri materi pengoperasionalkan komputer, membuat surat menyurat secara umum, khusus untuk calon Sekdes  membuat Perdes, RKPDes, Perkades, Kep.Kades, LPP dll, adapun calon perangkat yang lainnya disamping soal pengoperasionalkan dan membuat surat menyurat sesuai dengan tupoksinya masing masing. Kemudian tahap kedua dilaksanakan praktek Pidato untuk Sekdes dan contoh memimpin rapat untuk calon perangkat desa  lainnya. Tahap ketiga setelah selesai penilaian mengingat tingkat kelulusan 100 % (seratus) persen maka seluruh perseta mengikuti ujian tertulis

  • Keindahan Goa Laren dan Goa Masinggih

    Keindahan Goa Laren dan Goa Masinggih

    Minggu (25/12) kami serombongan yang berjumlah 13 orang mengunjungi Goa Laren dan Goa Masinggih. Kedua goa tersebut merupakan gugusan goa yang ada di Gunung Wangi, yang terletak di sebelah barat kurang lebih 1,7 km dari Dusun Sipanjang, Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang.

    Untuk menuju lokasi kami menggunakan kendaraan roda dua, tapi tidak sampai ke lokasi goa, perjalanan di lanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 50 meter, yang masih dalam keadaan semak belukar. Sembari berjalan kami membuat jalan setapak agar bisa di lewati. Karena kedua goa tersebut memang jarang dikunjungi para “tamu Gunung Wangi”.

    Kedua goa tersebut dan goa-goa yang lain belum dikelola layaknya tempat wisata, hanya para kunci yang mengelola, terutama kebersihannya, itupun di lingkungan goa tertentu, seperti Goa Sibuyung dan Penganten.

    Goa Laren

    Untuk masuk kedalam goa ini masih sulit, karena mulut goanya sempit, dan harus hati-hati. Setelah turun ke goa terdapat dinding kapur yang tinggi, sekitar 15 meter, dan apabila masuk lebih ke bawah lagi terdapat semacam ruangan yang yang cukup lebar. Di kedua dindingnya banyak stalaktit yang cukup indah, Di goa ini masih terdapat kelelawar, namun sudah tidak begitu  banyak.

    Goa Masinggih

    Mulut goa ini sangat lebar sehingga sangat mudah untuk memasukinya. Begitu masuk terdapat ruangan yang cukup luas. Di ruangan ini terdapat dinding goa yang cukup indah yang di hiasi oleh banyak stalaktit. Di goa ini juga masih banyak terdapat kelelawar. Di ujung ruangan ini terdapat lobang yang tembus keluar sehingga sinar matahari bisa masuk dan membuat ruangan goa tidak terlalu gelap.

    goa-masinggih-2