Author: AdminDesa

  • Taman Baca Kupu-kupu Desa Kuta Adakan Acara Matematika Ceria

    Taman Baca Kupu-kupu Desa Kuta Adakan Acara Matematika Ceria

    Anak-anak usia TK dan SD Desa Kuta mengikuti acara matematika ceria yang diselenggarakan oleh para relawan Taman Baca Kupu-kupu bertempat di Pendopo Balai Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, Minggu ( 03/02/2019).

    Acara matematika ceria merupakan kegiatan belajar matematika dengan cara menyenangkan. Anak-anak yang hadir dibagi dalam lima kelompok, disetiap kelompok diberi kesempatan belajar menghitung dengan cepat, dengan menjawab pertanyaan dari para relawan. Kelompok yang paling banyak menjawab pertanyaan dengan benar akan diberi poin, selanjutnya kelompok dengan poin terbanyak diberi hadiah oleh para relawan.

    Anisa Nur Khakim salah satu relawan Taman Baca  yang berasal dari Belik mengatakan, bahwa kegiatan matematika ceria rencananya akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Ini adalah kegiatan outdoor/luar ruangan yang ketiga dari Taman Baca Kupu-kupu Desa Kuta. Kami merasa senang disini karena anak-anak sangat antusias dalam mengikuti setiap kegiatan.

  • Ibu-Ibu Desa Kuta Ikuti Pelatihan Ketrampilan Teknik Decoupage

    Ibu-Ibu Desa Kuta Ikuti Pelatihan Ketrampilan Teknik Decoupage

    Sebanyak 20 orang , Ibu-Ibu Pengurus TP PKK Desa Kuta  mengikuti kegiatan Pelatihan Teknik Decoupage dan Sosialisasi Gerakan Ibu Membacakan Buku Untuk Anak, yang diselenggarakan di Pendopo Balai Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, Kamis (31/01/2019).

    Kegiatan yang diselenggarakan oleh para relawan Taman Baca Kupu-Kupu Desa Kuta dilaksanakan secara gratis dengan menghadirkan relawan dari Tim Crona Academy Semarang. Aditya, salah seorang relawan mengatakan bahwa teknik decoupage adalah seni menempelkan kertas tisu decoupage ke media, dalam hal ini media yang digunakan adalah botol bekas. Botol bekas terlebih dahulu dicat dengan cat tembok sebanyak 3 lapis dan setelah kering baru ditempeli kertas decoupage. Kertas decoupage merupakan kertas yang menyerupai tisu yang bergambar. Adytia lebih lanjut menjelaskan bahwa teknik ini selain menggunakan botol bekas sebagai media, juga bias menggunakan kayu. Dengan teknik decoupage ini botol bekas dapat dijadikan barang yang bernilai ekonomis dengan dijadikan sebagai vas bunga, atau hiasan lain.

    Dalam pelatihan ini para peserta lansung diajak mempraktikan  hingga botol bekas tersebut menjadi vas bunga yang menarik.  Selain pelatihan Ibu-ibu diberikan sosialisasi mengenai gerakan ibu-ibu membacakan  buku untuk anak yang disampaikan oleh relawan Taman Baca Kupu-Kupu.

  • Warga Lanjut Usia Desa Kuta Antusias Ikuti Kegiatan Posyandu Lansia

    Warga Lanjut Usia Desa Kuta Antusias Ikuti Kegiatan Posyandu Lansia

    Sebanyak lima puluh  orang lanjut usia dari Dusun Suwuk Desa Kuta menghadiri kegiatan Posyandu Lansia “Tunas Muda I” Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang. Karena belum memiliki tempat khusus Kegiatan Posyandu dilaksanakan dirumah warga tepatnya di RT 004 RW 004 Desa Kuta (Selasa, 29/01/2019).

    Alur Kegiatan Posyandu Lansia sama dengan kegiatan yang ada di Posyandu Balita, Meja 1 : Pendaftaran, Mendaftarkan lansia, kemudian kader mencatat lansia tersebut. Lansia yang sudah terdaftar di buku register langsung menuju meja selanjutnya. Meja 2:  Kader melakukan pengukuran tinggi badan, berat badan, dan tekanan darah.   Meja 3: Pencatatan (Pengisian Kartu Menuju Sehat) kader melakukan pencatatan di KMS lansia meliputi : tekanan darah, berat badan, tinggi badan.    Meja 4: Penyuluhan, penyuluhan kesehatan perorangan berdasarkan KMS dan pemberian makanan tambahan. Meja 5: Pelayanan medis, Pelayanan oleh tenaga professional yaitu petugas dari Puskesmas Bantarbolang, yakni Mikyal Nahdalina meliputi kegiatan   pemeriksaan dan pengobatan ringan.

    Endang Sri Supriyati, bidan Desa Kuta Kecamatan  Bantarbolang mengatakan bahwa di Desa Kuta ada dua Posyandu Lansia yang sudah berjalan yakni Tunas Muda I berada di Dusun Suwuk dan Tunas Muda II yang berada di Dusun Sipanjang. Lebih lanjut Endang Sri Supriyati menjelaskan bahwa tujuan dari Posyandu lansia adalah meningkatkan kesadaran lansia untuk membina sendiri kesehatannya dan meningkatkan jangkauan pelayanan kesehatan lansia. Kegiatan Posyandu Lansia diakhiri dengan kegiatan senam lansia yang dilakukan sambil duduk dengan dipandu oleh para kader dan bidan dari  Puskesmas Bantarbolang.

  • Puskesmas Bantarbolang Selenggarakan Kelas Ibu Hamil di Desa Kuta

    Puskesmas Bantarbolang Selenggarakan Kelas Ibu Hamil di Desa Kuta

    Sebanyak 23 ibu hamil dari berbagai dusun di Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang mengikuti kegiatan Kelas Ibu Hamil yang diselenggarakan oleh Puskesmas Bantarbolang Kabupaten Pemalang, bertempat di rumah bidan Desa  Kuta, Sabtu pagi (26/01/2019).

    Kelas Ibu Hamil yang tergabung dalam Kelas Kasih Ibu dihadiri juga oleh Kepala Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang, Cahyono. Dalam kesempatan tersebut Kepala Desa Kuta  menghimbau kepada para ibu hamil untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan terdekat dalam hal ini bidan Desa Kuta, apabila ada keluhan atau gejala yang terkait dengan kehamilannya. Sebagai insan beragama jangan lupa selalu berdoa agar nanti dapat melahirkan dengan sehat dan selamat, baik bayi maupun ibunya.

    Materi Kelas ibu hamil kali ini disampaikan oleh Suparmi dan Endang Sri Supriyati, bidan Puskesmas Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang. Para ibu-ibu diberi pemahaman tentang kehamilan, tanda-tanda persalinan,  perawatan bayi baru lahir, Inisiasi Menyusu Dini (IMD), pembuatan akta kelahiran dan program Keluarga Berenca (KB)

    Endang Sri Supriyati mengatakan bahwa Kelas ibu hamil pesertanya ibu hamil pada umur kehamilan 20 s/d 32 minggu, karena pada umur kehamilan ini kondisi ibu sudah kuat, Kelas Ibu Hamil merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil, dalam bentuk tatap muka dalam kelompok yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu-ibu mengenai kehamilan, persalinan, perawatan nifas dan perawatan bayi baru lahir, mitos, penyakit menular dan akte kelahiran. Pada  sesi akhir pertemuan para ibu hamil diajak untuk melakukan senam, dan diharapkan dapat dilanjutkan  dirumahnya masing-masing.

  • Desa Kuta Selenggarakan Malam Wungon Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke 444

    Desa Kuta Selenggarakan Malam Wungon Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke 444

    Pemerintah  Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang  menyelenggarakan Malam Wungon dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke- 444 bertempat di Pendopo Balai Desa Kuta, Rabu (23/01/2019).

    Malam wungon yang dihadiri oleh segenap perangkat desa, anggota BPD (Badan Permusyawaratan Desa), tokoh masyarakat, agama dan tokoh pemuda   dari 5 dusun yang ada di Desa Kuta ini  diisi dengan kegiatan khataman Al qur’an, tahlil dan doa bersama. Sebelum acara dimulai Cahyono, Kepala Desa Kuta mengatakan bahwa pengisian kegiatan malam wungon hari jadi Kabupaten Pemalang  dengan kegiatan Islami  harus kita dukung dan kita pertahankan.

    Pembacaan Al Qur’an sebanyak 30 juz oleh 30 orang dimulai pada pukul 21.00 WIB, sementara yang lain dengan membaca surat Al Ikhlas dan berakhir pukul 22.00 WIB. Setelah khotmil Qur’an selesai dilanjutkan dengan tahlil dan doa bersama yang berakhir pada pukul 23.00 WIB.

    Di tempat yang berbeda yakni di sanggar seni Kuta Laras yang berdampingan dengan Balai Desa Kuta pada malam yang sama para  seniman Desa Kuta ikut meramaikan  malam wungon dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pemalang dengan kegiatan “klenengan” hingga larut malam.

  • Kader Kesehatan  Desa Kuta Ikuti Pelatihan Konseling PMBA

    Kader Kesehatan Desa Kuta Ikuti Pelatihan Konseling PMBA

    Sebanyak 20 orang Kader Kesehatan Desa Kuta mengikuti kegiatan Pelatihan Konseling PMBA (Pemberian Makanan Bayi dan Anak), bertempat di Rumah Bidan Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, Rabu (23/01/2019).

    Pelatihan yang dilaksanakan oleh Puskemas Bantarbolang rencananya diselenggarakan selama dua hari, bertindak selaku pemateri adalah Nanik Setyowati (nutrisionis), Nurasih (gizi), Nanda Maysa Rahma (Promosi Kesehatan) dan Endang Sri Supriyati yang kesemuanya berasal dari Puskesmas Bantarbolang.

    Acara dimulai dengan sambutan oleh Kepala Desa Kuta, Cahyono. Dalam sambutannya Kepala Desa Kuta mengharapkan kepada para peserta, walaupun ini adalah pelatihan yang kedua, peserta tetap  serius mengikuti pelatihan sampai selesai.  Setelah pelatihan para peserta harus bisa membuat rencana kerja tindak lanjut, kaitannya dengan konseling PMBA. Pada akhirnya kegiatan ini akan memberikan manfaat  bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Desa Kuta.

    Menurut Nanik Setyowati, salah satu pemateri pelatihan mengatakan bahwa tujuan pelatihan Konseling PMBA adalah untuk mencegah terjadinya stunting. Stunting merupakan kekurangan gizi kronis akibat kekurangan asupan zat gizi dalam waktu yang lama, biasanya diikuti dengan frekuensi sering sakit, yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti kurangnya pengasuhan, penggunaan air yang tidak bersih, lingkungan yang tidak sehat, terbatasnya akses terhadap pangan dan kemiskinan. Stunting terkait erat dengan gangguan perkembangan kognitif dan produktivitas.   Masa janin sampai usia dua tahun saat ini sering disebut 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1.000 HPK) atau sering juga disebut periode kritis atau periode sensitif. Pada masa ini terjadi pertumbuhan yang cepat dibandingkan dengan periode lainnya. Namun demikian, justru pada periode tersebut terjadi gangguan pertumbuhan yang cukup serius pada anak.

  • Tim Bola Voli  Putri Kuta Raih Juara 3

    Tim Bola Voli Putri Kuta Raih Juara 3

    Tim Bola Voli Putri Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang meraih Juara 3 pada Turnamen Bola Voli antar Klub, dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke 444, yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 Januari 2019 bertempat di Lapangan Bola Voli Disparpora (Dinas Pariwisata dan Olah Raga ), Kabupaten Pemalang, Komplek Wisata Pantai Widuri.

    Turnamen ini diikuti oleh 20 klub bola voli putri se Kabupaten Pemalang, dimulai dari pagi hingga petang menjelang maghrib. Klub bola voli Desa Kuta menjadi juara 3 bersama tim RVC Randudongkal, setelah pada semifinal dikalahkan oleh klub Voltri Suru dengan skor 2-1, sementara RVC Randudongkal dikalahkan oleh Klub Liliput Pemalang. Untuk juara 1 diraih klub Liliput Pemalang setelah di babak final mengalahkan Klub Voltri Suru Kecamatan Bantarbolang dengan skor 2-1.

    Penyerahan Piala, piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada para pemenang dilakukan oleh Sapardi, Kepala Disparpora Kabupaten Pemalang. Di sela-sela pemberian piala Kepala Disparpora mengharapkan kepada semua klub untuk tetap giat berlatih untuk mengembangkan olah raga terutama cabang olag raga bola voli.

  • Warga Kuta Ramai-ramai Gotong Royong Bersihkan Jalan

    Warga Kuta Ramai-ramai Gotong Royong Bersihkan Jalan

    Warga masyarakat Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang yang tersebar di lima dusun melakukan gotong royong berupa kegiatan membersihkan bahu jalan pada jalan utama(poros)  yakni Jl. Penghubung Desa Lenggerong-Kuta dan Desa Glandang pada   Minggu pagi, (13/1/19).

    Semangat gotong royong masih melekat pada masyarakat Desa Kuta, hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat baik ibu-ibu dan bapak-bapak yang mengikuti kegiatan tersebut. Perangkat desa membaur sekaligus menjadi pelopor kegiatan gotong royong. Mereka melakukan pemotongan rumput yang berada di bahu jalan, memangkas ranting-ranting pohon yang  menjulang ke tengah badan jalan.

    Selain pemotongan rumput, masyarakat juga melakukan penyemprotan rumput dengan herbisida. Kami melakukan kerja sama dengan PT. Darma Guna Wibawa (DGW) wilayang Pemalang, salah satu produsen herbisida, demikian ungkap Cahyono, Kepala Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang. Lebih lanjut Cahyono menjelaskan, kegiatan ini merupakan tradisi untuk selalu menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan, disamping persiapan untuk menyambut Hari Jadi  Kabupaten Pemalang yang ke 444 di tahun 2019.

  • Nguri-nguri Budaya Dimalam Tahun Baru

    Nguri-nguri Budaya Dimalam Tahun Baru

    Bertepatan dengan malam tahun baru 2019,  para seniman Desa Kuta melakukan Nguri- nguri Budaya berupa latihan gending dan latihan Ndalang semalam suntuk, bertempat di sanggar kesenian Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, Senin (31/12/2018).

    Hadir dalam latihan tersebut, seniman senior Desa Kuta, Sujalmo dan M.Yasin Aman yang sekaligus memandu jalannya latihan.  Ada tiga kelompok latihan gending, yakni kelompok ibu-ibu, kelompok pemuda, kelompok senior, yang secara bergantian mengiringi Ki Dalang H.Unang  Kusnardi yang membawakan lakon Semar Mbangun Padepokan.

    Dalam sambutannya  sebelum pentas,  H.Kusnardi mengharapkan dukungan Pemerintah dan para Seniman Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, terhadap perkembangan seni budaya khususnya seni karawitan dan pewayangan, dengan mengadakan pentas wayang kulit semalam suntuk sebulan sekali yang bertempat di Balai Desa Kuta. Sementara Kepala Desa Kuta, Cahyono dalam sambutannya, Pemerintah Desa Kuta memberikan apresiasi yang tinggi dan siap memberi dukungan terhadap setiap kegiatan kesenian di Desa kuta. Kepala Desa Kuta mengharapkan kepada seniman senior untuk mengajak dan membimbing anak-anak usia SD agar mau berlatih gending, dengan tujuan supaya seni budaya khususnya karawitan, keberadaannya tetap eksis di Desa Kuta.

  • Grand Opening Taman Bacaan “Kupu-kupu” Di Desa Kuta

    Grand Opening Taman Bacaan “Kupu-kupu” Di Desa Kuta

    Saat ini masyarakat desa tidak  dapat mengelak dari perkembangan teknologi. Semua lapisan masyarkat, termasuk anak-anak dapat mengakses internet melalui gadget. Bahkan anak-anak saat ini sudah ada kecenderungan terhadap gadget. Untuk membiasakan gemar membaca bagi anak- anak,  kami menggagas  taman bacaan di Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang. Demikian disampaikan oleh Hamidin, penyelenggara Taman Bacaan pada acara Grand Opening Taman Bacaan “Kupu-kupu” simpul Desa Kuta yang diselenggarakan pada hari Senin (31/12/2018) bertempat di pendopo rumah Bapak Radjat.

    Acara yang dibuka oleh Kepala Desa Kuta,  dan dihadiri oleh anak-anak usia TK dan SD beserta orang tuanya, dan para relawan dari Kabupaten Pemalang berlangsung meriah. Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan lomba-lomba, diantaranya lomba mewarnai bagi anak TK dan lomba menggambar bagi anak SD.

    Menurut Dedi Sulaiman, salah seoarang penggagas dan sekaligus relawan taman bacaan dari Desa Kuta, dengan adanya taman bacaan diharapkan dapat mengurangi ketergantungan anak-anak pada gadget serta meningkatkan budaya membaca pada anak-anak. Taman bacaan “Kupu-kupu” nantinya akan buka setiap hari dengan menempati Mushola Baitul Makmur yang berlokasi di Dusun Suwuk RT 005 RW 004 Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang. Untuk melatih kejujuran dan kedisiplinan anak-anak, pada saat peminjaman dan pengembalian buku, anak-anak dipersilahkan untuk mencatat sendiri nama dan judul buku pada buku peminjaman. Selain itu rencananya akan ada kegiatan anak-anak di luar ruangan yang bersifat mendidik dan di pandu oleh para relawan.