Archives

Berita

Semenjak  terbentuknya panitia pengangkatan perangkat desa Kuta untuk formasi sekretaris desa, Desa Kuta,Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang pada tanggal 18 Oktober 2019 Panitia Pengangkatan Perangkat Desa Kuta sudah sampai ke tahap penjaringan. Sebelumnya Panitia sudah melakukan Kegiatan sesuai dengan jadwal kegiatan Panitia Pengangkatan Perangkat Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Tahun 2019 yaitu:

A. TAHAP AWAL

  1. Membuat Tata Cara Pengangkatan Perangkat Desa
  2. Membuat Tata Kerja Panitia Pengankatan Perangkat Desa
  3. Menyusun Jadwal Kegiatan
  4. Menyusun Anggaran Pengangkatan Perangkat Desa
  5. Menyusun SK TIm penyusun Naskah,Ujian Penyaringan
  6. Menyusun SK Pengawas Ujian, Korektor dan Tatib Ujian

B. TAHAP PENJARINGAN

  1. Mengumumkan lowongan Jabatan Perangkat Desa
  2. Menyiapkan Formulir A s/d I
  3. Menerima Pendaftaran Balon Perangkat Desa Lainnya
  4. Pengecekan Berkas
Dari data yang di sampaikan oleh Torih salah satu Panitia sampai hari ke 3 tanggal 31 Oktober 2019 dari mulai tahap pendaftaran Balon Perangkat Desa  yang terjadwal tanggal 28 Oktober sampai 08 November 2019 ada 10 balon yang mengambil formulir pendaftaran dan baru 2 berkas balon yang di terima kembali oleh panitia.
Dengan melihat antusias dari para pendaftar perangkat desa Kuta semoga terjaring balon yang kompeten dan akan terpilih sekretaris desa untuk Desa Kuta  yang mumpuni untuk kemajuan Desa.
Stunting adalah bila tinggi badan anak dibandingkan dengan umurnya berada di bawah minus dua standar defiasi pada kurva WHO yang ada di KMS. Anak stuting umumnya bertubuh lebih pendek dibanding anak seusianya. Stunting disebabkan oleh kekurangan gizi yang berkepanjangan, berarti pendek belum tentu stunting, harus dilihat dari penyebabnya dulu. karena pendek bisa juga berasal dari varian pendek. Pencegahan stunting  adalah dari awal kehamilan sampai umur 2 tahun atau yang di sebut 1000 hari pertama kehidupan, kenapa 1000 hari pertama kehidupan? Karena di 1000 HPK otak sangat berkembang cepat, maka di masa masa itu harus diperhatikan asupan gizinya. Pada masa kehamilan yang harus dilakukan perbaikan gizi, pemeriksaan kehamilan minimal empat kali selama hamil. Jarak kehamilan juga harus diperhatikan, minimal dua tahun. Pada saat melahirkan di fasilitas kesehatan, bayi hanya diberi air susu ibu saja sampai usia enam bulan, setelah enam bulan bayi diberi makanan pendamping air susu Ibu ( MP ASI ) hingga usia dua tahun. Dalam pemberian MP ASI yang baik dan benar adalah yang pertama tepat waktu, yang kedua menu lengkap terdiri dari karbonhidrat, protein hewani, protein nabati, buah dan sayur, yang ketiga anak diajarkan makan seperti orang dewasa yaitu sambil duduk.
Demikian disampaikan oleh dr.Dinda Welltsazia Rindhi, dari Puskesmas Bantarbolang  pada acara penyuluhan kesehatan tentang pencegahan stunting yang dilaksanakan  di Pendopo Balai Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang  pada hari Rabu tanggal 30 Oktober 2019. Acara yang dibuka oleh Sekcam Bantarbolang, Slamet Waluyo ini diikuti oleh Ibu hamil, Ibu yang mempunyai anak usia dibawah dua tahun  dan kader posyandu yang semuanya berjumlah lima puluh orang.
Acara ini diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang, dengan sumber dana dari APBDes Kuta tahun anggaran 2019. Harapannya agar masyarakat Desa Kuta dapat memahami serta mengetahui bagaimana cara mencegah stunting, demikian tandas Kepala Desa Kuta, Cahyono.
Admin Website Desa Kuta, Isya Dina Kamalia dan Kepala Desa Kuta, Cahyono mengikuti penilaian akhir lomba website Desa tahun 2019 di ruang rapat Dinpermasdes Kabupaten Pemalang, Senin (28/10/19). Selain desa kuta, ada beberapa desa yang masuk 10 besar lomba website desa tahun 2019, diantaranya dari Kecamatan Pemalang yaitu Desa Saradan dan Sewaka, dari Kecamatan Bantarbolang yaitu Desa Lenggerong dan Desa Kuta, dari Kecamatan Randudongkal ada Desa Rembul, dari Kecamatan Bodeh ada Desa Pasir dan Desa Karangbrai, dari Kecamatan Ampelgading ada Desa Sidokare, dari Kecamatan Comal ada Desa Kandang, dan terakhir dari Kecamatan Belik ada Desa Bulakan. Acara dimulai sekitar pukul 09.00 WIB sampai selesai.

Penilaian akhir dilakukan oleh masing-masing peserta dengan cara mempresentasikan website desa masing-masing, untuk kemudian diberikan beberapa pertanyaan, kritik, dan saran oleh para dewan juri. Urutan per desa dalam melakukan presentasi dilakukan secara acak dengan mengambil undian. Masing-masing peserta kan diberikan waktu 15 menit, dimana 5 menit untuk mempresentasikan website dan 10 menit untuk sesi tanya jawab dengan para dewan juri. Adapun juri yang hadir adalah Bejo Setyo Widodo dari Dinpermasdes, Gatot Ari Wibowo dari Puspindes, Evi Diyantara selaku jurnalis, Solikhin selaku pengurus media kabar pemalang, dan Adi dari Kominfo Kabupaten Pemalang.

Desa kuta mendapatkan nomor urut sembilan. Sekitar pukul 15.00 WIB,  admin website Desa Kuta mulai mempresentasikan website Desa Kuta di depan para dewan juri, didampingi oleh Kepala Desa Kuta. Setelah 5 menit, kemudian presentasi dihentikan untuk melanjutkan sesi tanya jawab. Tidak banyak pertanyaan yang diberikan oleh para dewan juri, hanya brupa kritik dan saran yang membangun untuk perbaikan website Desa Kuta ke depan. Sementara untuk pengumuman pemenang lomba website desa tahun 2019, sampai saat ini belum diinformasikan lebih lanjut.

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: