Archives

Berita

Sebanyak 28 desa di Kabupaten Pemalang termasuk Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang mengikuti kegiatan Jambore Kader Kesehatan Desa Siaga yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang bertempat di Kawasan Wisata Widuri Pemalang, Kamis 29 Agustus 2019.
Kegiatan yang diikuti oleh Kader Kesehatan, bidan desa, dan pengurus Forum Kesehatan Desa (FKD) serta kepala desa dari 28 desa tersebut dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang Hj. Irna Setiawati, SE. Stunting merupakan isu strategis masalah kesehatan di Indonesia. Stunting nerupakan sebuah kondisi dimana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan dengan tinggi badan orang seusianya. Untuk Kabupaten Pemalang masih ada 10 desa yang masuk kategori stunting, dengan latar belakang tersebut Dinas Kabupaten Pemalang menyelenggarakan kegiatan Jambore Kader Kesehatan sebagai upaya untuk mensosialisasikan pencegahan stunting di Kabupaten Pemalang, termotivasinya semua elemen masyarakat di desa untuk meningkatkan kualitas desa siaga akti. Demikian disampaikan Hj. Irna setiawati, SE dalam sambutan pembukaannya.
Kegiatan yang bertemakan “Desa Siagaku Bebas Stunting” berlansung dari pagi hingga sore hari, para peserta mengikuti lomba yang terdiri atas lomba kreatifitas dalam bentuk senam stunting dan yel-yel, Lomba ketrampilan berupa penyelesaikan puzzle dan studi kasus permasalah kesehatan di desa, serta lomba kekompakan / Teamwork Building dalam bentuk permainan. Yuri Lomba berasal dari Dinas-dinas terkait di Kabupaten Pemalang.
Jalan kabupaten yang menghubungkan desa Glandang dengan Desa Kuta akhirnya diperbaiki. Pengaspalan dilakukan mulai tanggal 24 Agustus 2019 dan searang sudah selesai. Jalan yang sudah rusak bertahun-tahun dan memancing keluh kesah warga tersebut, melalui dana pemkab Pemalang yang dikelola oleh Pemdes akhirnya bisa diperbaiki.

Pengaspalan dilakukan oleh tenaga dari luar dan dibantu oleh warga setempat. Meskipun tidak seluruhnya, masyarakat turut senang dengan perbaikan jalan tersebut, mengingat kondisi jalan sebelumnya sudah sangat parah. Sementara itu, Pemdes Desa Kuta sedang gencar-gencarnya memperbaiki infrastruktur desa. Sebelum ini sudah dilakukan pemasangan lampu sepanjang jalan suwandi untuk penerangan pada malam hari.

Selain itu, sebelumnya juga sudah 2 kali warga Desa Kuta mendapat bantuan air dari BPBD Kabupaten Pemalang, mengingat Desa Kuta sudah mengalami kekeringan karena memasuki musim kemarau panjang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang memberikan bantuan air bersih sebanyak 2 mobil tangki kepada masyarakat Dusun Suwuk Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, Jumat 23 Agustus 2019.

Masyarakat sudah menunggu dengan mengantrikan ember dan tempat penampungan lainnya sejak pukul 10 pagi di pinggir-pinggir jalan utama. Begitu mobil tangki dari BPBD datang pukul 15.00 WIB sontak masyarakat mengerumuni tempat antrian. Kekurangan air bersih sudah menjadi langganan di Dusun Suwuk Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang. Memasuki bulan Juli 2019 masyarakat mulai merasakan kekurangan air bersih, karena banyak sumur gali milik warga yang airnya mulai berkurang. Demikian dijelaskan oleh Cahyono, Kepala Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang.

Sukardi, salah seorang petugas dari BPBD Kabupaten Pemalang menjelaskan bahwa ini adalah droping pertama di Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang sebanyak 10 ribu liter. Sebelumnya BPBD Kabupaten Pemalang lebih focus memberikan bantuan air di Kecamatan Pulosari. Tuayah salah seorang warga Dusun Suwuk sangat antusias begitu bantuan air datang, ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang yang telah memberikan bantuan air bersih dan berharap agar bantuan seperti ini bisa datang setiap hari.