Archives

Berita

PRNU (Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama) Kuta Juara II lomba karnaval dalam rangka hari santri nasional 2019 di Kabupaten Pemalang. Kuta berhasil meraih juara II untuk kategori umum, sedangkan untuk juara I diraih oleh MWCNU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) Ampelgading dan juara III diraih oleh MWCNU Comal. Penyerahan piala dilakukan pada malam puncak peringatan hari santri nasional di halaman gedung NU kabupaten Pemalang (26/10/19). Wawan, selaku ketua karang taruna Desa Kuta dan beberapa anggota mewakili rombongan menghadiri acara tersebut.

Acara dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan dibuka langsung oleh ketua panitia Aris Sundono. Acara yang dihadiri oleh Bupati Pemalang, Junaedi, SH., MM. dan beberapa pejabat pemerintah kabupaten pemalang dan pengurus NU Kabupaten Pemalang. Peringatan Hari Santri Nasional dipuncaki dengan kegiatan pengajian akbar yang akan berkolaborasi dengan kegiatan orasi budaya berupa penampilan wayang golek.

Kesenian yang dihadirkan oleh pemuda dan pemudi karang taruna Desa Kuta pada saat lomba karnaval hari Selasa, 22 Oktober 2018 merupakan kesenian boloboso yang sudah menjadi ciri khas Kecamatan Bantarbolang. Sementara itu, ke depanya diharapakan Desa Kuta semakin aktif ikut serta dalam kegiatan yang ada di Kabupaten Pemalang atau sekitarnya.

Bencana alam bisa datang kapan saja dan dimana saja, tanpa tahu kapan waktunya.Banyak bencana alam yang terjadi di wilayah Kab.Pemalang, tidak terkecuali di wilayah kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang juga masuk kategori daerah rawan bencana alam, seperti kebakaran, banjir,tanah longsor,juga puting beliung.
Dengan melihat potensi potensi bencana yang ada di Kecamatan Bantarbolang maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang pada hari Kamis, tanggal 24-10-2019 mengadakan sosialisasi di wilayah Kecamatan Bantarbolang  bertempat di Desa Glandang Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang yang dihadiri oleh Camat Bantarbolang dan para nara sumber dari BPBD sendiri dan juga dari Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pemalang
Dalam sosialisasi tersebut diharapkan masyarakat bisa lebih mengenal dan tahu lebih banyak tentang bencana dan cara penanggulangannya. Dan di harapkan masyarakat lebih mengenal tentang potensi potensi bencana yang ada di wilayah masing masing dan lebih cepat penanggulangannya sehingga bisa meminimalisir kerugian kerugian dan juga korban yang di sebabkan oleh bencana alam.
Kesenian Boloboso dari Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang yang beranggotakan pemuda dan pemudi anggota Karang Taruna Redi Arum ikut meramaikan kegaitan Karnaval dalam rangka Hari Santri Nasional di Kabupaten Pemalang, Selasa 22 Oktober 2019.
Peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Pemalang yang dilaksanakan oleh Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Pemalang diawali dengan upacara di depan Pendopo Kabupaten Pemalang. Begitu upacara usai peserta Karnaval mulai berjalan yang bermula dari Depan Gedung Nu Kabupaten Pemalang, Jl. Pemuda, Jl. Merbabu, Jl. Ahmad Yani dan selesai di Alun-alun Kabupaten Pemalang. Kedatangan peserta karnaval di sambut oleh Bupati Pemalang, Junaedi, SH.MM, Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Agus Sukoco, Kapolres Pemalang yang berada di panggung kehormatan.
Aris Sundono, Ketua Panitia Hari Santri Nasional Kabupaten Pemalang yang juga Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kabupaten Pemalang mengatakan karnaval yang diikuti oleh 71 kontingen dari berbagai perwakilan sekolah, pondokk pesanteran dan pengurus MWC kecamatan, berjalan dengan tertib aman dan lancar serta meriah. Ini ditandai dengan berjubelnya masyarakat yang menyaksikan peserta karnaval di tempat-tempat yang dilalui. Lebih lanjut Aris Sundono menjelaskan peringatan Hari Santri Nasional akan dipuncaki dengan kegiatan pengajian akbar yang akan dikolaborasikan dengan kegiatan orasi budaya berupa penampilan wayang golek pada tanggal 26 Oktober 2019.
WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: