Tag Archives: Kuta

Kistolani (34) seorang pekerja dari Dusun Suwuk RT 05 RW 04 Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang ini sedang merakit palu kayu di tempat usaha ayahnya, yang terletak di bagian belakang rumahnya, Sabtu, 26 Nopember 2016. Ia bekerja bersama ayahnya,Tasir  yang seorang tukang kayu.

Selain membuat kusen dan mebel pesanan, kedua orang tersebut memproduksi palu kayu yang juga pesanan dari Perusahaan karoseri mobil merk ternama di Jakarta. Palu yang ia produksi menggunakan kayu Kalimantan dengan ukuran, kepala palu panjangnya 15 cm dan diameter 6 cm sementara gagangnya, panjang 30 cm dan diameter 2,7 cm. “Ukuran tersebut harus tepat, karena itu pesanan dari pabrik” kata Tolani. Untuk memproduksi palu kami  hanya menggunakan mesin bubut sederhana dan mesin serut, tambahnya.

Pesanan dari Jakarta biasanya berjumlah 2.000 buah, dan untuk memproduksinya mereka membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan. Satu buahnya dijual dengan harga Rp 12.000,- (dua belas ribu).  Setelah dipotong biaya bahan baku dan biaya pengiriman ke Jakarta pengrajin palu ini memperoleh keuntungan sebesar Rp.8.000.000,-, tapi keuntungan  sebesar itu belum termasuk biaya tenaga kerja selama satu bulan. Mereka tidak merinci biaya tenaga kerjanya, karena ia  bekerja secara sendiri, dibantu oleh anaknya, Tolani.
.

Warga Dusun Suwuk RT 03 RW 03 Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang mengawali kegiatan pembangunan saluran drainase dengan melakukan kerja bakti, Jumat, 18 Nopember 2016.
Pembangunan saluran drainase yang berlokasi di Dusun Suwuk tersebut dibiayai dari APBDes Tahun Anggaran 2016 yang bersumber dari Dana Desa (DD) sebesar Rp 49.716.000,- Salah seorang warga Rozikin (40 ) merasa senang karena usulan warga RT 03 RW 03 yang diajukan pada musyawarah perencanaan pembangunan tahun 2015 dapat terealisasi pada tahun ini. “Pada musim hujan air mengalir lewat badan jalan sehingga jalan semakin rusak, dengan pembangunan saluran drainase penyebab kerusakan jalan dapat diminimalisir” tambah Rozikin.
Nampak dengan senang hati dan guyub warga melakukan kerja bakti dan rencananya seluruh pekerjaan galian dilakukan dengan swadaya. Selain sawadaya tenaga, warga juga sudah menyiapkan swadaya dalam bentuk material yaitu batu kali.