Sabqi, Alami Gangguan Penglihatan

Pada awal tahun 2016  masyarakat Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang dihebohkan dengan kejadian dua bocah kecil yang tersambar petir di dalam rumahnya. Kedua bocah kakak beradik tersebut adalah  Siti Aisyah (7 th) dan Sabqi Al Hafiz (3 th). Keduanya selamat setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, yang semua biayanya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Keduanya  adalah anak dari pasangan Tiharyati dan Hasanudin , warga Desa Kuta RT 02 RW 03 Kecamatan Bantarbolang. Semenjak Sabqi lahir kedua orang tuanya berpisah, dan untuk mencukupi kebutuhannya Tiharyati bekerja di Jakarta sebagai pembantu rumah tangga. Dan keduanya diasuh oleh keluarga Taryono dan Kastiah yang merupakan bude dari kedua bocah tersebut.

 Ditemui dirumahnya, Kastiah mengatakan bahwa Sabqi sudah seminggu ini sering menabrak-nabrak saat berjalan, sering terbentur benda-benda yang ada di depannya, ternyata mata kananya hampir seluruh bolamatanya hitam. setelah dibawa ke dokter hari Jum at tanggal 16 Desember 2016, menurut dokter bolamatanya yang sebelah kanan mengalami luka dan harus dioperasi. Untuk tindakan  sementara diberi obat, dan keadaan saat ini dimuat sudah membaik walaupun penglihatannya masih terganggu, dan saat ini ibu  Kastiah harus selalu menjaga Sabqi saat bermain. Dengan adanya hal tersebut pihak Pemerintah Desa Kuta segera bertindak untuk memfasilitasi proses pengobatan anak tersebut dengan melalui fasilitas Jamkesda.

Sementara kakak Sabqi , Siti Aisyah yang saat ini tercatat sebagai murid kelas 2 Sekolah Dasar Negeri 01 Kuta, kini sudah normal kembali, tidak ada gangguan baik fisik maupun mentalnya.

2 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *