RISKESDAS 2018 Di Desa Kuta Berjalan Lancar

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2018 di Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabuapten Pemalang  yang dilakukan oleh empat enumarator/petugas dari Kementerian Kesehatan  berlangsung selama empat hari, 23 s/d 26 April 2018 berjalan dengan aman dan lancar.

Riskesdas ini merupakan penelitian berbasis masyarakat dengan metode sampling yang diintegrasikan dengan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) dari BPS (Badan Pusat Statistik). Riset Kesehatan Dasar yang didilakukan oleh  Kementerian Kesehatan melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes) untuk  Desa Kuta ada 10 keluarga yang dijadikan responden.  Pada hari pertama sampai hari ketiga enumerator melakukan wawancara lansung kepada para responden. Enumerator menanyakan tentang tindakan yang pernah dilakukan terhadap pencegahan penyakit kaki gajah, paru-paru, hepatitis dan kondisi kesehatan 1 tahun terakhir serta pengukuran tinggi dan berat badan responde.

Pada hari keempat  dilakukan biomedis yakni pemeriksaan hemaglobin, guladarah, malaria dan kesehatan gigi para responden. Tindakan biomedis  melibatkan  oleh empat orang dokter gigi, satu orang dokter umum, sar orang analis dan satu orang perawat yang berasal dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang.

Imam Subkhi, salah seorang enumerator menjelaskan bahwa tujuan Riset Kesehatan   Dasar bertujuan untuk mengetahui kesehatan dasar, pedoman teori kesehatan dasar dan mengetahui seberapa jauh kesehatan dasar masyarakat. Lebih lanjut Imam Subkhi menjelaskan bahwa Riset Kesehatan   Dasar  di Kabupaten Pemalang berlansung sejak tanggal 1 April  sampai dengan 11 Mei 2018 dan hasil riset akan dijadikan bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Enumerator yang lain, Nailul Khiroh merasa senang sudah menyelesaikan tugasnya di Desa Kuta, semua responden bersikap kooperatis, demikian tandas Nailul Khiroh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *