Monthly Archives

Maret 2017

Sebanyak 432  peserta didik Gugus Depan Pemalang 07.01-07.02 Ambalan Sitapak-Simonglang Pangkalan SMA Negeri 1 Pemalang  menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Bhakti di Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang  selama tiga hari, Senin-Rabu tanggal 13-15 Maret 2017.

Perkemahan Bhakti yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Pemalang  dikemas dengan sistem homestay, begitu tiba di Desa Kuta pada pukul 11.00 WIB peserta  langsung menuju rumah penduduk.  Peserta tidak mendirikan tenda, aktifitas tidur dan mandinya mereka memanfaatkan rumah penduduk.

Pada hari pertama, peserta mengikuti upacara pembukaan dan dilanjutkan dengan kegiatan membersihkan lingkungan yang berlokasi di lapangan olah raga Dusun Suwuk Desa Kuta. Pada sore hari, dilanjutkan dengan kegiatan sarasehan bersama Pemerintah Desa serta tokoh masyarakat bertempat di Pendopo Balai Desa Kuta. Dan pada malam hari peserta bersama warga secara bersama-sama menonton film dengan tema pendidikan.

Pada hari kedua peserta Perkemahan Bhakti akan melakukan jalan sehat dengan rute Jalan Poros Kuta –Glandang menuju Dusun Sipanjang serta kegiatan olah raga bola voli pada sore harinya.

Ahmad Firman, salah seorang pembina mengatakan bahwa kegiatan perkemahan dengan sistem homestay sudah dilakukan sejak tahun 2010.  Disamping untuk refreshing kegiatan ini bertujuan untuk melatih para peserta didik dalam besosialisasi dengan masyarakat

Kerja Bakti
Pada hari minggu tanggal, 12/3/2017 dilaksanakan kerja bakti penanaman tanaman pelindung mata air, yang dilakukan masyarakat Dusun Penusuhan .
Penanaman pohon pelindung mata air dilaksanakan disepanjang alur sungai Glandang Desa Kuta Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang, tepatnya di sebelah timur Dusun Penusuha Desa Kuta.
Karena Desa Kuta merupakan salah satu Desa yang sering kekurangan air bersih di saat musum kemarau, belum lama ini pemerintah desa mendapatkan bantuan tanaman pohon pelindung mata air dari Kantor Lingkungan Hidip (KLH) Kabupaten Pemalang.
jenis poho yang diterima adalah, pohon Alba 80 pohon, Aren 200 pohon, wuni 100 pohon beringin 100 pohon dan Mangga 70 pohon.
Langkah saat ini yang dilakukan Pemerintah Desa adalah dengan memanam tanaman pelindung mata air di daerah – daerah sekitar mata air. Diharapkan kedepan Desa Kuta tidak akan kekurangan air bersih.