Pelajaran Dari Penilaian Akhir Lomba Website Desa

Banyak pelajaran yang dapat diambil dari tahapan Penilaian Akhir Lomba Website Desa yang di adakan oleh PUSPINDES Pemalang.  Dengan berbekal pelatihan  seperti ITCAMP 2016  silam, serta pemantapan website oleh PUSPINDES, admin desa memperesentasikan bagaimana mengelola website desanya di hadapan juri yang terdiri dari unsur pemerintah dan masyarakat TIK Pemalang. Pada saat pelatihan ITCAMP 2016, terkait dengan website desa para peserta diajari tentang bagaiamana menulis dan memposting berita.

Pada penilaian akhir, admin website desa setidaknya telah mendapatkan pelajaran bagaimana mengelola website yang baik.  Kriteria pertama dalam penilaian adalah jumlah postingan, karena sebuah website dengan konten yang statis pastinya membosankan. Kriteria kedua yaitu jumlah halaman, karena website desa berfungsi untuk menginformasikan seluas-luasnya tentang desa.

Kriteria selanjutnya adalah desain, responsive dan kesesuaian isi dari website. Desain yang menarik, enak dibaca, tampilan gambar yang ringan, baik tampilan di laptop maupun handphone akan membuat pengunjung tidak cepat lari. Kriteria terakhir adalah fitur tambahan, admin desa dituntut untuk selalu inovatif dalam mengelola website seperti pembuatan surat menyurat secara online dan sistem informasi desa.

3 tanggapan pada “Pelajaran Dari Penilaian Akhir Lomba Website Desa

  • sudah bagus pak, semangat pasti juara
    share juga beritaya di media nasional, Link kan langsung websitenya ke media nasional kaya liputan6, kabar indonesia, okezone, atau detik dan media lainnya

  • Semangat pasti juara
    Kurang responsivenya terlalu banyak permalinknya pak, jadi antar page mbolak mbalik sama menu terlalu banyak ada atas ada bawah, jadi pengunjung kadang bingung. Hehehehe skedar ngamati, lebih enak lagi kasoh souncloud. Tapi bagus Kuta memang top

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *